KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Regulator perbankan Amerika Serikat (AS) berencana mengurangi persyaratan modal tambahan (capital buffer) hingga 1,5% bagi bank-bank besar. Langkah ini untuk meningkatkan likuiditas di pasar obligasi negara AS yang belakangan mengalami gejolak. Bloomberg melaporkan, saat ini The Federal Reserve, Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), dan Office of the Comptroller of the Currency (OCC) tengah membahas perubahan pada aturan yang dikenal sebagai enhanced supplementary leverage ratio (eSLR). Aturan ini berlaku bagi bank-bank terbesar AS, seperti JPMorgan Chase, Goldman Sachs, dan Morgan Stanley.
Regulator AS Akan Melonggarkan Aturan Modal Bank Besar
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Regulator perbankan Amerika Serikat (AS) berencana mengurangi persyaratan modal tambahan (capital buffer) hingga 1,5% bagi bank-bank besar. Langkah ini untuk meningkatkan likuiditas di pasar obligasi negara AS yang belakangan mengalami gejolak. Bloomberg melaporkan, saat ini The Federal Reserve, Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC), dan Office of the Comptroller of the Currency (OCC) tengah membahas perubahan pada aturan yang dikenal sebagai enhanced supplementary leverage ratio (eSLR). Aturan ini berlaku bagi bank-bank terbesar AS, seperti JPMorgan Chase, Goldman Sachs, dan Morgan Stanley.
TAG: