KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Real Estat Indonesia (REI) meminta pemerintah segera meninjau harga jual rumah subsidi di tengah kenaikan biaya konstruksi yang mencapai 15%-20%. Langkah ini dinilai penting agar pengembang mampu memenuhi target pembangunan rumah subsidi yang ditetapkan pemerintah. Wakil Ketua Umum REI, Bambang Ekajaya mengatakan, kenaikan harga bahan bangunan dan biaya transportasi dalam beberapa waktu terakhir membuat margin pengembang semakin tertekan. Sementara itu, harga rumah subsidi masih ditetapkan pemerintah dan belum mengalami penyesuaian. "Biaya pembangunan konstruksi sekarang naik sekitar 15%-20%, sementara harga rumah subsidi masih dipatok. Margin pengembang jadi semakin tipis," ujar Bambang kepada Kontan, Kamis (26/6/2026).
REI Minta Pemerintah Tinjau Harga Rumah Subsidi, Biaya Konstruksi Naik 20%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Real Estat Indonesia (REI) meminta pemerintah segera meninjau harga jual rumah subsidi di tengah kenaikan biaya konstruksi yang mencapai 15%-20%. Langkah ini dinilai penting agar pengembang mampu memenuhi target pembangunan rumah subsidi yang ditetapkan pemerintah. Wakil Ketua Umum REI, Bambang Ekajaya mengatakan, kenaikan harga bahan bangunan dan biaya transportasi dalam beberapa waktu terakhir membuat margin pengembang semakin tertekan. Sementara itu, harga rumah subsidi masih ditetapkan pemerintah dan belum mengalami penyesuaian. "Biaya pembangunan konstruksi sekarang naik sekitar 15%-20%, sementara harga rumah subsidi masih dipatok. Margin pengembang jadi semakin tipis," ujar Bambang kepada Kontan, Kamis (26/6/2026).