KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sinergi PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dengan PT Pos Properti Indonesia dinilai menjadi katalis penting dalam mempercepat ekspansi jaringan fixed broadband WIFI pada 2026. Kolaborasi ini membuka akses WIFI terhadap ribuan aset properti Pos Indonesia yang tersebar secara nasional. Equity Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menilai, pemanfaatan aset eksisting tersebut mampu memangkas hambatan perizinan dan pengadaan lahan. Dengan demikian, proses pembangunan jaringan last-mile dapat dilakukan lebih cepat, terutama di wilayah urban dan semi-urban.
“Sinergi ini secara nyata mempercepat deployment jaringan karena WIFI tidak perlu membangun dari nol, terutama untuk infrastruktur pasif,” ujar Abdul kepada Kontan, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga: BEI Buka Kembali Perdagangan Saham OASA dan EURO Besok (21/1), Simak Prospeknya Dari sisi belanja modal, kerja sama ini dinilai berpotensi menekan capex secara struktural. Efisiensi capex per home passed memberikan ruang bagi WIFI untuk mempercepat rollout jaringan sekaligus mendorong pertumbuhan pelanggan secara lebih agresif pada 2026, sejalan dengan target ekspansi home passes yang telah disampaikan manajemen. Percepatan operasional jaringan tersebut diperkirakan berdampak positif terhadap kinerja keuangan WIFI. Abdul memproyeksikan pertumbuhan pendapatan WIFI akan terdorong oleh peningkatan basis pelanggan dan karakter pendapatan berulang (recurring income). Di sisi lain, efisiensi biaya sewa dan infrastruktur berpeluang mendorong perbaikan margin EBITDA secara bertahap, seiring meningkatnya utilisasi jaringan. Sinergi dengan Pos Properti juga dinilai memperkuat leverage operasional WIFI. Struktur biaya yang lebih ramping memungkinkan setiap tambahan pelanggan memberikan kontribusi margin yang lebih besar, sehingga profitabilitas perseroan berpotensi meningkat dalam jangka menengah. Dari sisi valuasi, Abdul menilai, saham WIFI masih cukup menarik dengan prospek pertumbuhan kinerja yang solid. “Potensi pertumbuhan tersebut dapat mendorong penyesuaian valuasi ke level yang lebih tinggi,” ujarnya. Kiwoom Sekuritas Indonesia pun memberikan rekomendasi
buy untuk saham WIFI dengan target harga Rp3.630 per saham.
Baca Juga: IHSG Terus Naik saat Rupiah Nyaris Tembus Rp 17.000, Ada Apa? Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News