Rekomendasi Teknikal Saham INCO, BUKA, MINA untuk Perdagangan Selasa (28/4/2026)



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan koreksi pada awal pekan ini, meski dibuka menguat dan lebih banyak bergerak di zona hijau sepanjang perdagangan.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) IHSG ditutup melemah 0,32% atau terpangkas 22,97 poin ke level 7.106,52 pada penutupan perdagangan Senin (27/4/2026).

Berikut rekomendasi teknikal sejumlah saham untuk perdagangan Selasa (28/4/2026) dari beberapa analis. Simak ulasan lengkapnya:


1. Vale Indonesia (INCO

Saham INCO masih kembali bergerak sideways dalam rentang level 6.650-7.000 dengan indikator MACD menunjukkan trend positif, sejalan dengan RSI yang bergerak naik. Maka saat ini dapat buy on break 7.000 dengan target menuju resistance 7.700 dan batasi penurunan di support 6.500. Pada perdagangan Senin (27/4/2026), harga saham INCO ditutup menguat 2,24% ke Rp 6.850 per saham.

Rekomendasi: Buy on Break

Support: Rp 6.500

Resistance: Rp 7.700

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi 

Baca Juga: Garuda Metalindo (BOLT) Bagikan 70% Laba Jadi Dividen Setara Rp 50 per Saham

2. Bukalapak.com (BUKA)

Pertimbangan terhadap gerak saham BUKA yakni muncul bullish harami dengan RSI menguat dan stochastic-nya golden cross namun MACD dan volume menurun, rawan SOS dan koreksi jika naik namun gagal di atas 165-166. Pada perdagangan Senin (27/4/2026), harga saham BUKA ditutup menguat 1,89% ke Rp 162 per saham.

Rekomendasi: Trading Buy

Support: Rp 154

Resistance: Rp 175

Head of Online Trading BCA Sekuritas, Achmad Yaki

Baca Juga: Pasar Saham dalam Fase Konsolidasi, Ini Strategi Investasi yang Tepat

3. Sanurhasta Mitra (MINA)

MINA ditutup terkoreksi ke 320 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Saat ini, posisi MINA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [i] dari wave C. Pada perdagangan Senin (27/4/2026), harga saham MINA ditutup stagnan Rp 320 per saham.

Rekomendasi: Buy on Weakness

Support: Rp 280

Resistance: Rp 358

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: