KONTAN.CO.ID - Timnas Inggris masih menjaga peluang mengakhiri penantian panjang meraih gelar Piala Dunia, setelah memastikan tiket ke babak 16 besar edisi 2026. The Three Lions baru saja mengalahkan Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) dengan skor 2-1 di babak 32 besar. Harry Kane menjadi pahlawan kemenangan Inggris lewat dua gol yang membalikkan keadaan setelah timnya sempat tertinggal lebih dulu.
Sejarah Inggris di Piala Dunia
Inggris pertama kali tampil di putaran final Piala Dunia pada edisi 1950. Sejak saat itu, mereka menjadi salah satu peserta langganan turnamen, meski sempat gagal lolos pada tiga edisi, yakni 1974, 1978, dan 1994. Sepanjang sejarah, Inggris baru satu kali menjuarai Piala Dunia. Gelar tersebut diraih saat menjadi tuan rumah pada Piala Dunia 1966. Pada partai final di Stadion Wembley, Inggris mengalahkan Jerman Barat dengan skor 4-2 setelah melalui babak perpanjangan waktu. Geoff Hurst menjadi bintang kemenangan Inggris setelah mencetak hattrick, yang selama puluhan tahun menjadi satu-satunya hattrick pada final Piala Dunia putra hingga akhirnya disamai Kylian Mbappe pada final Piala Dunia 2022. Gelar juara pada 1966 menjadi pencapaian terbesar Inggris sekaligus menjadi impian bagi generasi-generasi berikutnya yang terus berupaya mengembalikan kejayaan negaranya. Dalam beberapa turnamen besar terakhir, Inggris sebenarnya beberapa kali mendekati gelar. Mereka mencapai semifinal Piala Dunia 2018 serta menjadi runner-up Euro 2020 dan Euro 2024. Baca Juga: Haaland Ukir Rekor Gol Bersejarah: Lampaui Messi, Ronaldo, dan Mbappe SekaligusRekor Inggris di Piala Dunia
Sejak era Premier League dimulai, Inggris mampu menembus fase gugur dalam enam dari tujuh penampilan terakhir di Piala Dunia. Namun, langkah menuju gelar juara selalu terhenti di fase-fase krusial. Mengutip data FIFA, berikut rekor perjalanan Inggris di Piala Dunia:| Tahun | Hasil Akhir | Rekor (M-S-K) | Gol |
|---|---|---|---|
| 1950 | Fase Grup | 1-0-2 | 2 |
| 1954 | Perempat final | 1-1-1 | 8 |
| 1958 | Fase Grup | 0-3-1 | 4 |
| 1962 | Perempat final | 1-1-2 | 5 |
| 1966 | Juara | 5-1-0 | 11 |
| 1970 | Perempat final | 2-0-2 | 4 |
| 1974 | Gagal lolos | - | - |
| 1978 | Gagal lolos | - | - |
| 1982 | Fase Grup Kedua | 3-2-0 | 6 |
| 1986 | Perempat final | 2-1-2 | 7 |
| 1990 | Peringkat Keempat | 3-3-1 | 8 |
| 1994 | Gagal lolos | - | - |
| 1998 | Babak 16 Besar | 2-1-1 | 7 |
| 2002 | Perempat final | 2-2-1 | 6 |
| 2006 | Perempat final | 3-2-0 | 6 |
| 2010 | Babak 16 Besar | 1-2-1 | 3 |
| 2014 | Fase Grup | 0-1-2 | 2 |
| 2018 | Peringkat Keempat | 3-1-3 | 12 |
| 2022 | Perempat final | 3-1-1 | 13 |