Rekrutmen Badan Gizi Nasional 2026: Peluang Karier S1 di Inspektorat Utama



KONTAN.CO.ID -  Badan Gizi Nasional (BGN) membuka rekrutmen tenaga pendukung atau tenaga kontrak untuk penempatan di lingkungan Inspektorat Utama pada awal Februari 2026. 

BGN membutuhkan tenaga profesional yang mampu mendukung kelancaran administrasi serta analisis data di sektor pengawasan.

Rekrutmen ini menjadi kesempatan menarik bagi para pencari kerja yang ingin memulai karier di instansi pemerintah dengan standar kompetensi yang kompetitif. 


Baca Juga: Uji Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5: Cek Penilaian AnTuTu, Geekbench, dan 3DMark

Fokus utama dari pengadaan jasa lainnya ini adalah untuk mengisi pos-pos administratif yang bersentuhan langsung dengan perencanaan, keuangan, hingga pengelolaan hasil pengawasan. 

Proses seleksi ini diharapkan dapat menjaring talenta yang memiliki integritas tinggi serta kesiapan untuk bekerja dalam ekosistem birokrasi yang dinamis.

Melansir informasi dari laman resmi Badan Gizi Nasional (BGN), terdapat beberapa posisi strategis yang dibuka untuk memenuhi kebutuhan organisasi pada tahun anggaran ini.

Posisi yang Tersedia di Inspektorat Utama

Pihak BGN mengidentifikasi tiga area utama yang membutuhkan dukungan tenaga kontrak tambahan. Ketiga posisi tersebut meliputi:

  • Administrasi bagian Perencanaan, Evaluasi, Keuangan, dan Umum: Bertanggung jawab pada dukungan operasional keuangan dan pelaporan rutin organisasi.
  • Administrasi bagian SDM, Organisasi, dan Tata Laksana: Berfokus pada aspek manajerial sumber daya manusia serta struktur tata kelola internal.
  • Administrasi bagian Pengelolaan Hasil Pengawasan dan Pengaduan Masyarakat: Menangani administrasi tindak lanjut audit dan respon terhadap aspirasi publik.

Syarat dan Kualifikasi Pelamar

Berdasarkan pengumuman resmi yang dilansir dari situs BGN, calon pelamar wajib memenuhi standar kualifikasi yang telah ditetapkan oleh Pejabat Pengadaan Inspektorat Utama. Persyaratan tersebut meliputi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Usia minimal 21 tahun dan maksimal 45 tahun saat mendaftar.
  • Pendidikan minimal Sarjana (S1) dengan IPK minimal 3,00.
  • Tidak berstatus sebagai Calon ASN, ASN, prajurit TNI, atau anggota Kepolisian Negara RI.
  • Memiliki integritas, komitmen kerja tinggi, dan mampu bekerja mandiri maupun tim.
  • Mahir mengoperasikan komputer, minimal Microsoft Office dan internet.
  • Diutamakan mampu mengoperasikan aplikasi SAKTI dan SIMAN.
  • Diutamakan memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun, khususnya di instansi pemerintah.
Tonton: ESDM Sebut Rekomendasi Impor BBM Shell 2026 Masih Dievaluasi

Kelengkapan Dokumen Administrasi

Pelamar wajib melampirkan beberapa dokumen digital untuk proses verifikasi, yaitu:

  • Daftar Riwayat Hidup (CV) terbaru.
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Ijazah S1 dan Transkrip Nilai.
  • Pas foto formal berwarna dengan latar belakang merah.
  • Surat lamaran dan surat pernyataan sesuai format resmi yang disediakan pada tautan pendaftaran.

Jadwal dan Tata Cara Pendaftaran

Bagi masyarakat yang berminat, proses pendaftaran dilakukan secara daring dengan memperhatikan tenggat waktu yang telah ditetapkan sebagai berikut:

  • Batas Waktu Pendaftaran: Dokumen wajib dikirimkan paling lambat tanggal 4 Februari 2026 pukul 16.00 WIB.
  • Metode Pendaftaran: Pengiriman dokumen dilakukan melalui tautan (link) resmi yang tertera pada laman pengumuman Badan Gizi Nasional.
  • Tahapan Seleksi: Hanya pendaftar yang lolos kualifikasi administrasi yang akan dihubungi oleh Pejabat Pengadaan melalui email atau telepon untuk mengikuti tahapan tes selanjutnya.
Pihak Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apapun. Calon pelamar diimbau untuk teliti dalam mempersiapkan dokumen guna memastikan peluang lolos seleksi administrasi di instansi pemerintah ini.

Selanjutnya: Purbaya & Satgas P2SP Hilangkan Hambatan Perizinan & Beban Cukai Bioetanol Pertamina

Menarik Dibaca: Kebutuhan Pensiun: Siapkan Rp1,1 Miliar, Tapi Ada Cara Lebih Mudah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News