Reksadana saham diproyeksi bagi return 10%



JAKARTA. Industri reksadana diprediksi masih membagikan return positif hingga akhir tahun ini.

Direktur Bahana TCW Investment Management Soni Wibowo memperkirakan return reksadana saham bisa berkisar 10%. Sedangkan untuk reksadana pendapatan tetap sekitar 12% di akhir tahun ini. "Untuk return reksadana campuran diperkirakan sekitar 9%-11%," proyeksinya, Rabu (1/6).

Head of Operation dan Business Development PT Panin Asset Management Rudiyanto menargetkan, return reksadana saham kelolaannya tahun ini minimal bisa 5% di atas IHSG. Sedangkan untuk reksadana campuran dan pendapatan tetap diperkirakan minimal bisa berkisar 3% di atas benchmark.


Menurut dia, pasar saham dan obligasi domestik akan dipicu oleh kenaikan Fed rate yang membawa sentimen positif karena mengurangi faktor ketidakpastian. "Oleh karena itu, kinerja saham dalam satu pekan terakhir sangat bagus, di mana dalam dua pekan terakhir dana asing mengalir cukup deras," ujar Rudiyanto.

Sentimen negatif yang mendera bursa beberapa waktu lalu seperti pembatasan net interest margin (NIM) juga telah diantisipasi oleh pasar. Di samping itu, rancangan undang-undang (RUU) Deklarasi Pajak yang mulai menuju kepastian bakal menjadi sentimen kenaikan harga saham.

Infovesta Utama mencatat, rata-rata kinerja reksadana saham mont on month (MoM) per Mei minus 0,08%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini