KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) menilai kebijakan relaksasi bea masuk impor untuk bahan baku plastik sebagai langkah tepat dan responsif di tengah lonjakan harga global serta dinamika pasokan. Ketua Perkosmi Sancoyo Antarikso mengatakan, industri kosmetik membutuhkan kemasan plastik baik untuk kategori beauty maupun personal care. Dengan demikian, setiap gejolak pada harga dan ketersediaan bahan baku akan langsung berdampak pada struktur biaya produksi. “Sepanjang tahun ini, kami mencermati adanya kenaikan harga bahan baku plastik yang cukup signifikan, dipicu oleh faktor global seperti fluktuasi harga minyak, gangguan rantai pasok, serta peningkatan permintaan di beberapa negara,” ungkap Sancoyo, kepada Kontan.co.id, Rabu (29/4/2026).
Relaksasi Bea Masuk Bahan Baku Plastik Jadi Angin Segar Industri Kosmetik
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) menilai kebijakan relaksasi bea masuk impor untuk bahan baku plastik sebagai langkah tepat dan responsif di tengah lonjakan harga global serta dinamika pasokan. Ketua Perkosmi Sancoyo Antarikso mengatakan, industri kosmetik membutuhkan kemasan plastik baik untuk kategori beauty maupun personal care. Dengan demikian, setiap gejolak pada harga dan ketersediaan bahan baku akan langsung berdampak pada struktur biaya produksi. “Sepanjang tahun ini, kami mencermati adanya kenaikan harga bahan baku plastik yang cukup signifikan, dipicu oleh faktor global seperti fluktuasi harga minyak, gangguan rantai pasok, serta peningkatan permintaan di beberapa negara,” ungkap Sancoyo, kepada Kontan.co.id, Rabu (29/4/2026).
TAG: