KONTAN.CO.ID - BERLIN. Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengatakan dimulainya masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump menandai keretakan dalam hubungan luar negeri Jerman yang sama mendalamnya dengan invasi Rusia ke Ukraina dan mengharuskan Jerman untuk mencari lebih banyak kemandirian. "Sama seperti saya percaya tidak akan ada jalan kembali dalam hubungan dengan Rusia sebelum 24 Februari 2022, begitu pula saya percaya tidak akan ada jalan kembali dalam hubungan transatlantik sebelum 20 Januari 2025," kata Steinmeier, menurut pernyataan yang telah disiapkan. Baca Juga: Jepang Lepas Cadangan Minyak pada Akhir Maret, Antisipasi Krisis Pasokan Timur Tengah
Relasi Jerman-AS Retak, Presiden Steinmeier Serukan Kemandirian Eropa
KONTAN.CO.ID - BERLIN. Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengatakan dimulainya masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump menandai keretakan dalam hubungan luar negeri Jerman yang sama mendalamnya dengan invasi Rusia ke Ukraina dan mengharuskan Jerman untuk mencari lebih banyak kemandirian. "Sama seperti saya percaya tidak akan ada jalan kembali dalam hubungan dengan Rusia sebelum 24 Februari 2022, begitu pula saya percaya tidak akan ada jalan kembali dalam hubungan transatlantik sebelum 20 Januari 2025," kata Steinmeier, menurut pernyataan yang telah disiapkan. Baca Juga: Jepang Lepas Cadangan Minyak pada Akhir Maret, Antisipasi Krisis Pasokan Timur Tengah