KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Harga minyak sawit Malaysia kemungkinan akan naik sekitar 12% menjadi 5.200 ringgit ($1.316) per metrik ton pada pertengahan Juli. Analis Dorab Mistry mengungkapkan, kenaikan harga minyak sawit ini didorong oleh harga energi yang lebih tinggi akibat perang AS-Israel di Iran meningkatkan permintaan biodiesel dan memperketat pasokan. Mengutip Reuters, Rabu (6/5/2026), harga kontrak minyak sawit acuan di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 1,34% menjadi 4.647 ringgit pada jeda tengah hari pada hari Rabu, meskipun naik sekitar 15% sejak perang dimulai pada akhir Februari. Harga minyak sawit berjangka diperkirakan akan terus naik hingga sekitar 5.000 ringgit pada bulan Juni dan berpotensi mencapai 5.200 ringgit pada pertengahan Juli karena permintaan biodiesel, kata Mistry, direktur perusahaan barang konsumsi India, Godrej International.
Reli Harga Minyak Sawit Diproyeksi Berlanjut Seiring Kenaikan Permintaan Biodiesel
KONTAN.CO.ID - MUMBAI. Harga minyak sawit Malaysia kemungkinan akan naik sekitar 12% menjadi 5.200 ringgit ($1.316) per metrik ton pada pertengahan Juli. Analis Dorab Mistry mengungkapkan, kenaikan harga minyak sawit ini didorong oleh harga energi yang lebih tinggi akibat perang AS-Israel di Iran meningkatkan permintaan biodiesel dan memperketat pasokan. Mengutip Reuters, Rabu (6/5/2026), harga kontrak minyak sawit acuan di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 1,34% menjadi 4.647 ringgit pada jeda tengah hari pada hari Rabu, meskipun naik sekitar 15% sejak perang dimulai pada akhir Februari. Harga minyak sawit berjangka diperkirakan akan terus naik hingga sekitar 5.000 ringgit pada bulan Juni dan berpotensi mencapai 5.200 ringgit pada pertengahan Juli karena permintaan biodiesel, kata Mistry, direktur perusahaan barang konsumsi India, Godrej International.