Reli market Asia dan IHSG akibat sentimen Macron



JAKARTA. Pasar saham Asia, termasuk Indonesia, menorehkan reli sejak awal pekan lalu. Lukman Otunuga, Research Analyst FXTM, menilai, reli risk-on pasar saham Asia terinspirasi oleh Emmanuel Macron, salah satu kandidat presiden Prancis, yang berhasil masuk ke pemilu presiden putaran dua.   Nantinya, Macron akan bersaing dengan kandidat Presiden Prancis sayap kanan Marine Le Pen.  

Kemenangan Macron, lanjut Lukman, telah meningkatkan tingkat pengambilan risiko oleh investor sehingga saham dunia melejit ke rekor level tertinggi pada sesi perdagangan hari Selasa (25/4) kemarin.

Berdasarkan catatan FXTM, saham Asia meningkat mendekati level tertinggi dalam dua tahun terakhir pada hari Selasa karena tren trading yang menyukai risiko. "Efek domino bullish menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menguat," jelasnya.


Dia juga menjelaskan, dengan unggulnya kandidat presiden Prancis Macron yang dianggap ramah pasar pada putaran pertama, risiko Frexit pun dianggap menurun sehingga pasar Asia, Eropa, dan Amerika akan ikut terkerek ke depannya.

Untuk pasar saham Indonesia, perhatian investor akan tertuju pada data investasi asing langsung yang akan diumumkan pada hari ini. "Peningkatan data ini mendukung pertumbuhan ekonomi. Data yang positif di Q1 akan semakin memperkuat optimisme terhadap ekonomi Indonesia," paparnya.

Tambahan informasi saja, mayoritas bursa Asia kompak menghijau pada transaksi siang ini. Data CNBC menunjukkan, pada pukul 12.30 waktu Hong Kong, indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang naik 0,73%, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,33%, dan indeks ASX 200 naik 0,62%.

Sedangkan indeks Hang Seng naik 0,58%, indeks Shanghai Composite naik 0,36%, dan Shenzhen Composite naik 0,323%.

Sayangnya, di akhir sesi I hari ini, IHSG mendarat di level awal transaksi. Pukul 12:00 WIB, IHSG rehat minus 0,2 poin atau 0,00% di posisi 5.680,59.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie