JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali ke zona merah. Pada perdagangan Kamis (5/3), IHSG ditutup menguat tipis 2,89 poin (0,05%) ke level 5.450,95. Pelemahan itu juga diikuti dengan investor asing yang mencatatkan aksi jual senilai Rp 208,21 miliar. Sektor perdagangan, jasa dan investasi mengalami kenaikan terbesar yakni 0,59% dan diikuti dengan sektor pertambangan yang juga naik 0,42%. Sementara sektor properti mengalami penurunan hingga 1,06%. Analis Reliance Securities Lanjar Nafi Taulat mengatakan IHSG diprediksikan masih akan bergerak tertekan dengan range pergerakan 5.415-5.480.
Pasalnya, ia melihat, secara teknikal laju indeks saham cenderung terkonsolidasi membentuk bearish candlestick meskipun kemarin ditutup menguat tipis. "Hal ini menunjukkan belum adanya potensi rebound serius yang dialami IHSG," papar Lanjar.