Rencana Dual Listing Merdeka Gold (EMAS) Makin Dekat, Ajukan IPO di Hong Kong



KONTAN.CO.ID - SINGAPORE. Rencana perusahaan tambang emas PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) untuk menggelar dual listing makin terang. Kabar terbaru menyebut, Merdeka Gold Resources telah mengajukan permohonan pencatatan saham alias initial public offering (IPO) di bursa saham Hong Kong. 

Berdasarkan dokumen pengajuan IPO ke bursa saham Hong Kong disebutkan bahwa Merdeka Gold Resources berniat memperluas basis investornya dan memanfaatkan modal luar negeri seiring dengan peningkatan produksi di tambang emas andalannya, Pani.

Merdeka Gold Resources, yang sudah terdaftar di bursa saham Jakarta, mengatakan bahwa pencatatan saham di Hong Kong akan meningkatkan profilnya di mata investor institusional internasional, demikian pernyataan perusahaan dalam pengajuan ke bursa saham Hong Kong tertanggal Jumat (20/3/2026) seperti dikutip dari Reuters.


Baca Juga: Harga Energi Melonjak, Ancaman Penutupan Selat Hormuz Picu Krisis Pasokan Global

Sekedar mengingatkan, kinerja Merdeka Gold Resources di 2025 kurang menggembirakan. Di mana, perusahaan melaporkan rugi bersih sebesar US$ 27,5 juta pada tahun 2025. Jumlah rugi tersebut naik dari rugi bersih di tahun 2024 yang sebesar US$ 12,7 juta.

UBS dan Citic Securities adalah sponsor bersama dari rencana IPO ini, menurut pengajuan tersebut.

Perusahaan menyatakan dalam pengajuan tersebut bahwa Tambang Emas Pani di Gorontalo adalah tambang emas primer terbesar di Indonesia berdasarkan sumber daya dan cadangan, dengan kepemilikan 7 juta ons emas dalam sumber daya mineral dan 5,2 juta ons dalam cadangan bijih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News