KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) menilai rencana kenaikan tarif jalan tol di tahun ini akan berdampak secara langsung terhadap kelangsungan bisnis para eksportir. Sekretaris Jenderal GPEI Toto Dirgantoro menyebut, beban logistik para eksportir akan meningkat apabila tarif tol benar-benar dinaikkan. Hal ini tentu menjadi tantangan tambahan bagi pelaku usaha eksportir yang sebelumnya juga tertekan oleh efek kenaikan harga BBM beberapa waktu yang lalu. Ketika harga BBM naik, biaya tracking kontainer mengalami kenaikan rata-rata sekitar 17% sampai 25%. “Ongkos ini jelas akan kembali meningkat ketika terjadi kenaikan tarif tol,” imbuh dia, Senin (26/9).
Rencana Kenaikan Tarif Tol Akan Berdampak bagi Para Eksportir
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) menilai rencana kenaikan tarif jalan tol di tahun ini akan berdampak secara langsung terhadap kelangsungan bisnis para eksportir. Sekretaris Jenderal GPEI Toto Dirgantoro menyebut, beban logistik para eksportir akan meningkat apabila tarif tol benar-benar dinaikkan. Hal ini tentu menjadi tantangan tambahan bagi pelaku usaha eksportir yang sebelumnya juga tertekan oleh efek kenaikan harga BBM beberapa waktu yang lalu. Ketika harga BBM naik, biaya tracking kontainer mengalami kenaikan rata-rata sekitar 17% sampai 25%. “Ongkos ini jelas akan kembali meningkat ketika terjadi kenaikan tarif tol,” imbuh dia, Senin (26/9).