Rencana Pembelian Oktan 88 dari TPPI oleh Pertamina Hingga Kini Belum Jelas



JAKARTA. Rencana PT Pertamina Tbk untuk membeli premium oktan 88 dari Indonesia Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) seakan tak berujung. Ketidakjelasan rencana ini lantaran masih belum ada tanda-tanda positif Pertamina untuk menyalurkan bahan baku campuran premium (kondensat) kepada TPPI. Presiden Direktur TPPI Amir Sambodo mengatakan, hingga saat ini Pertamina tidak memiliki indikasi membeli oktan 88 dari TPPI. Padahal, menurut Amir, sebelumnya TPPI sudah memiliki kesepakatan dengan Pertamina akan menjual bensin beroktan 88 seharga 1,2% di atas harga Mean of Plats Singapore (MopS) pada pertengahan tahun lalu. "Jika Pertamina jadi membeli, kami akan mensuplai 50 ribu barel per hari," ujarnya akhir pekan lalu. Sekadar informasi, TPPI melakukan perundingan dengan Pertamina untuk memasok Premium oktan 88 keperluan distribusi di Jawa Timur pada Juni tahun lalu. Dalam kesepakatan tersebut, Pertamina harus memasok kondensat kepada TPPI sebagai bahan campurannya. Adalah BPH Migas yang memfasilitasi perundingan tersebut untuk menentukan harga ideal premium tersebut dari hulu sampai hilir. Terkait hal tersebut, Wakil Direktur Pertamina Omar Sjawaldy Anwar belum mau berkomentar. "Saya belum bisa komentar dahulu ya, nanti saya akan pelajari masalahnya," ujarnya kepada KONTAN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Barratut Taqiyyah Rafie