MOMSMONEY.ID – Banyak rencana tapi sulit mewujudkannya? Nah, salah satu cara untuk mewujudkan rencana Anda tersebut adalah dengan mempersiapkan dana yang cukup. Namun, Anda seringkali terkendala untuk mempersiapkan dana tersebut, misalnya tidak konsisten menyisihkan uang atau mudah tergoda untuk berbelanja dengan dana yang telah ditabung. Nah, untuk menghadapi kendala tersebut Anda bisa memanfaatkan produk tabungan rencana. Dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tabungan rencana adalah tabungan dengan setoran rutin per bulan yang memiliki fasilitas auto debet dari rekening sumber ke rekening tabungan rencana dan penarikannya dibatasi sesuai ketentuan bank. Dengan fitur auto debet Anda akan lebih mudah untuk menyisihkan dana di awal bulan secara konsisten. Fitur batasan penarikan juga membuat Anda terhindar dari perilaku impulsif mengambil dana tabungan. Dengan begitu tabungan rencana akan membantu Anda dalam mengelola keuangan dengan baik dan disiplin sehingga dapat mewujudkan rencana masa depan.
- Tabungan rencana lebih terjangkau minimal setoran mulai dari Rp100.000, sedangkan deposito umumnya dimulai dari Rp 10 juta
- Tenor atau jangka waktu tabungan rencana dan deposito sama-sama beragam dimulai dari satu tahun sampai puluhan tahun, yang berbeda adalah proses pencairan/likuiditas.Pencairan tabungan rencana lebih cepat dibanding deposito, namun tabungan rencana tidak dapat dijadikan agunan seperti deposito.
- Imbal hasil atau bunga tabungan rencana lebih rendah dibanding deposito
- Datang ke kantor bank terdekat untuk mengisi formulir pembukaan rekening tabungan rencana
- Pilih jumlah setoran, tenor tabungan, dan rekening sumber dana
- Nasabah membayar setoran awal
- Bank memberikan bukti kepemilikan tabungan rencana