Renyah rezeki bisnis ayam goreng tepung



Menu ayam goreng tepung yang renyah atau biasa disebut ayam goreng crispy sudah banyak dijajakan dimana-mana. Agar mampu menarik perhatian konsumen, pelaku usaha harus pintar-pintar berinovasi.

Itulah yang dilakukan oleh Muhammad Rizqi asal Palu, Sulawesi Tengah. Lewat usaha ayam goreng crispy dengan nama Go Chicken, Rizqi menawarkan rasa ayam goreng yang bervariasi seperti chicken crispy hot spicy, chicken crispy balado, chicken bento, chicken fried rice, dan chicken tornado. Dia juga menawarkan menu tambahan lainnya, seperti burger ayam, kentang ulir, mi goreng, dan lain-lain.

Dia menjalankan usaha ini sejak September 2013. Untuk mengembangkan usaha, Rizqi menawarkan kemitraan pada waktu yang sama. Saat ini, Go Chicken sudah memiliki 19 gerai yang tersebar di Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan. Tiga di antaranya milik pusat, sisanya kepunyaan mitra.


Rizqi menawarkan lima paket investasi yakni paket ekonomis 1 senilai Rp 4,5 juta, paket ekonomis II sebesar 7,5 juta dan paket premium seharga Rp 15 juta. Kemudian ada paket resto jalanan senilai Rp 45 juta, dan paket VVIP resto seharga Rp 250 juta.

Untuk paket pertama mitra akan mendapat peralatan masak, spanduk dan brosur, standar operation procedure (SOP) dan bahan baku dua rasa jenis tepung ayam goreng sebanyak 6 kg. Pada paket kedua, mitra akan mendapat fasilitas yang sama dengan bahan baku tepung biang basah 5 kg, tepung biang kering 5 kg, bumbu tabur barbeque 1 kg dan bumbu tabur balado 1 kg.

Perhatikan lokasi usaha

Pada paket premium, mitra akan mendapatkan etalase dan booth, peralatan masak, spanduk, kursi plastik empat buah, SOP dan bahan baku tepung biang basah 5 kg, dan kuantitas bumbu tabur yang lebih banyak.

Pada paket resto jalanan, mitra akan mendapatkan tambahan tenda, dan bahan baku lebih banyak dan lengkap. Sedangkan pada paket VVIP resto, mitra akan mendapatkan peralatan tambahan seperti mesin penghangat makanan, mesin penggoreng kentang goreng, mesin es krim, design interior serta komputer kasir sebanyak 2 unit. Mitra juga akan mendapatkan pelatihan karyawan, serta bahan baku awal.

Harga jual menu tergantung paket yang diambil, namun rata-rata harga makanan berkisar dari Rp 1.500 sampai Rp 15.000 per menu. Estimasi dia, mitra bisa meraup omzet Rp 10 juta hingga lebih dari Rp 60 juta per bulan, tergantung paket yang diambil. Masa balik modal paling cepat sekitar 6 bulan. Adapun masa kontrak dan biaya royalti, tergantung paket yang diambil.

Rizqi mengklaim, Go Chicken memiliki kelebihan pemilihan bahan baku yang yang alami dan berkualitas serta varian menu dan paket yang beragam. Amir Karamoy, pengamat waralaba menilai, bisnis olahan ayam masih menjanjikan. Namun, agar mampu bersaing, pelaku usaha selain harus memiliki inovasi produk dan juga harus memiliki lokasi usaha yang strategis.        n

Go Chicken    Jl. Lasoso No 10, Kabonena, Palu, Sulawesi Tengah. Telp: 0451-4941044

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini