KONTAN.CO.ID - BANGKOK. PLX Asia resmi diperkenakan lewat Industry Leadership Summit yang digelar di Thaifex Anuga Asia 2026, Bangkok, Thailand. PLX Asia bakal digelar pada September 2027 dan akan menjadi platform B2B pertama di Asia Tenggara yang ditujukan untuk merek privat (
private label) dan manufaktur kontrak (
contract manufacturing). Acara ini digelar oleh Department of International Trade Promotion (DITP), Thai Chamber of Commerce (TCC), dan Koelnmesse ini akan jadi pameran dagang skala penuh yang dilakukan secara mandiri.
Mathias Kuepper,
Managing Director dan
Regional President APAC Koelnmesse Pte Ltd., menjelaskan, PLX Asia hadir sebagai respons terhadap pergeseran struktural dalam ritel global. Apalagi, menurutnya, merek privat telah bertransformasi dari sekadar alternatif produk ekonomis menjadi penggerak pertumbuhan inti bagi para peritel di seluruh dunia. "Asia Tenggara kini tengah mencapai titik balik tersebut, namun ekosistemnya masih terfragmentasi," katanya. "PLX Asia dikembangkan untuk memberikan fokus pada pasar ini dengan menghubungkan peritel dan produsen, mempercepat pembangunan kapabilitas, serta mendukung fase pertumbuhan merek privat berikutnya di kawasan ini," ujar dia.
Baca Juga: Thaifex - Anuga Asia 2026 Digelar, Potensi Nilai Perdagangan Capai 130 Miliar Baht PLX Asia pun diposisikan sebagai platform khusus yang relevan secara regional guna menyatukan para peritel, manufaktur, dan penyedia solusi dalam satu ekosistem. Dengan begitu, platform tersebut bertujuan untuk mengurangi fragmentasi pengadaan, mempercepat waktu tunggu ke pasar, dan memfasilitasi kolaborasi yang lebih strategis di sepanjang rantai nilai merek privat. Adapun, merek privat telah menjadi penggerak pertumbuhan utama di pasar ritel seperti Tiongkok, Eropa, dan Amerika Utara. Di wiiyalah tersebut, para peritel semakin mengoptimalkan merek privat untuk memperkuat margin keuntungan, mempercepat inovasi, dan merespons kebutuhan konsumen yang terus berkembang secara lebih efektif. Pertumbuhan pasar merek privat pun terjadi di Asia Tenggara, dan ruang ekspansinya sangat besar. Ini didukug oleh kapabilitas
original equipment manufacturer (OEM) dan
original design manufacturer (ODM) di kawasan ini. Juga, infrastruktur ritel modern yang terus berekspansi, serta pertumbuhan pesat kelas menengah yang sadar akan nilai (
value-conscious). Kondisi tersebut membuka ruang yang sangat besar bagi ekspansi merek privat di seluruh kawasan. Lynn How,
Regional Project Director Koelnmesse, mengatakan, PLX akan menjawab persoalan yang dihadapi industri saat ini. Pasalnya, mereka banyak menerima masukan bahwa pembeli maupun eksibitor mengatakan belum ada platform wadah spesifik untuk merek privat. Dia bilang, banyak acara yang justru didominasi oleh pameran berbasis merek. Di sisi lain, para peritel dan pembeli juga membagikan kendala serupa. Baca Juga:
Thaifex Horec Asia 2026, Bisnis Inovasi & Sustainability Tarik Minat Mitra Baru Karena forum ini akan sangat terfokus pada ekosistem merek privat, Lynn memastikan, konsep pamerannya tak akan seperti pameran tradisional. Melainkan, akan jauh lebih fokus pada pertemuan yang terkurasi. "Pameran ini akan menonjolkan pertemuan B2B (
business-to-business) yang akan kami datangkan dari seluruh Asia Tenggara. Target utama kami adalah para peritel, agen perantara, perusahaan OEM, ODM, serta siapa saja yang bergerak di bidang merek privat," kata Lynn. Tak hanya fokus pada satu sektor, Lynn menyebutkan, PLX Asia akan mencakup sektor merek privat dan manufaktur kontrak untuk kategori pangan dan non-pangan, termasuk bidang-bidang seperti makanan & minuman, kecantikan dan perawatan pribadi, serta produk rumah tangga. Di sisi lain, Poj Aramwattananont, Ketua Kamar Dagang Thailand (TCC), mengatakan, pengenalan PLX Asia ini juga menandai langkah penting dalam memperkuat peran Thailand sebagai pusat perdagangan dan pengadaan regional.
"Keunggulan kompetitif Thailand dalam industri Merek Privat tidak hanya terletak pada efisiensi biaya atau kapasitas produksi, melainkan pada kepercayaan dan kesiapan para manufaktur Thailand untuk merespons permintaan pasar global secara menyeluruh, khususnya dalam produksi OEM dan ODM," ujarnya. Menurutnya, para produsen Thailand mengintegrasikan pengembangan, desain, dan manufaktur produk sesuai dengan standar yang diakui secara internasional, sejalan dengan permintaan konsumen global akan nilai ekonomis, kualitas, keamanan, dan keberlanjutan. "Oleh karena itu, merek privat memainkan peran kunci dalam meningkatkan daya saing peritel sekaligus memungkinkan manufaktur Thailand memperkuat posisi mereka dalam rantai nilai global," tambahnya. Dia juga mengatakan, PLX Asia berfungsi sebagai platform utama yang menghubungkan para produsen Thailand dengan peritel internasional, tidak hanya untuk menciptakan peluang perdagangan jangka pendek, tetapi juga untuk membina kemitraan jangka panjang.