Resmi! Ini Jadwal Pembayaran Dividen Saham ASII, Satu Lot Terima Rp 29.200



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Satu lagi emiten saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menyiapkan dividen jumbo untuk para investor. Dividen jumbo ini akan dibayarkan PT Astra International Tbk (ASII) dengan nilai Rp 29.200 per lot saham ASII.

Emiten otomotif terbesar di Indonesia itu akan membagikan dividen final sebesar Rp 292 per saham. Dengan demikian, setiap satu lot saham ASII mengandung dividen Rp 29.200.

Keputusan pembagian dividen tersebut telah mendapatkan restu dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ASII yang digelar pada Kamis (23/4/2026) di Jakarta.


Pada perdagangan Kamis (23/4), harga saham ASII ditutup di level 6.325 turun 275 poin atau 4,17%. Sejak awal tahun 2026 atau secara year to date, harga saham ASII turun 7%.

Dengan harga tersebut, yield dividen saham ASII mencapai 4,3%. Jumlah itu setara dua kali lipat dbunga deposito di bank umum yang hanya 2%-3%.

Baca Juga: Yield Di Atas Bunga Deposito, Hari Ini (24/4) Cum Dividen Date Saham Blue Chip di BEI

Total pembagian dividen Astra untuk tahun buku 2025 ialah sebesar Rp 15.668.846.832.200  atau senilai Rp 390 per saham. Nilai tersebut terdiri dari dividen final Rp 292 per saham dan dividen interim Rp 98 per saham. 

Berikut adalah detail jadwal dividen final ASII (Tahun Buku 2025) berdasarkan informasi terbaru April 2026:

  • Cum Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi): 5 Mei 2026
  • Ex Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi): 6 Mei 2026
  • Cum Dividen (Pasar Tunai): 7 Mei 2026
  • Recording Date: 7 Mei 2026
  • Pembayaran Dividen (Payment Date): 25 Mei 2026
Tonton: Kendaraan Listrik Jadi Motor Baru Penggerak Industri Otomotif

Kinerja Astra

Sebagai informasi, ASII melaporkan kinerja yang lesu sepanjang tahun 2025, baik dari segi laba bersih maupun pendapatan.

Melansir keterbukaan informasi Jumat (27/2/2026), ASII meraup laba bersih sebesar Rp 32,76 triliun di tahun 2025, menurun 3,33% dari periode tahun 2024 senilai Rp 33,9 triliun.

Dengan begitu, jumlah laba per saham ASII tercatat turun menjadi Rp 810 dari sebelumnya Rp 837 per saham.

Dari segi top line, Astra membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 323,39 triliun pada 2025. Angka ini turun tipis 1,54% dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang mencapai Rp 328,48 triliun.

Secara rinci, segmen otomotif dan mobilitas tercatat mencapai Rp 125,65 triliun, jasa keuangan Rp 33,44 triliun, alat berat pertambangan, konstruksi dan energi Rp 131,3 triliun, agribisnis Rp 28,65 triliun, infrastruktur Rp 3,16 triliun, teknologi informasi Rp 2,99 triliun, properti Rp 1,13 triliun.

Total pendapatan dari tujuh segmen tersebut dikurangi jumlah eliminasi Rp 2,95 triliun menghasilkan pendapatan konsolidasian senilai Rp 323,39 triliun.

 

KPPU Dalami Dugaan Monopoli TikTok Shop, Soroti Integrasi Bisnis hingga Algoritma
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News