KONTAN.CO.ID - Jakarta. Impor mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara resmi dimulai. Ribuan mobil pikap India bernama Mahindra telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Berapa harga mobil pikap India tersebut? Diberitakan Kompas.com, PT Agrinas Pangan Nusantara resmi mengimpor 105.000 unit kendaraan niaga asal India untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih dengan nilai kontrak mencapai Rp 24,66 triliun. Pengadaan skala jumbo ini melibatkan dua produsen otomotif besar India, yakni Mahindra & Mahindra dan Tata Motors. Dari total tersebut, sebanyak 35.000 unit merupakan Scorpio Pick-Up produksi Mahindra. Sementara 70.000 unit lainnya dipasok oleh Tata Motors yang terdiri atas 35.000 unit Yodha Pick-Up dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.
Baca Juga: Penerimaan Bea Cukai Awal 2026 Melemah, Tekanan Fiskal Masih Membayangi
Tahap Awal Distribusi Dimulai
Kedatangan unit perdana ini menandai dimulainya implementasi proyek pengadaan kendaraan niaga yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan bahwa harga pikap hasil impor dari India tersebut sangat kompetitif. Namun ia enggan mengungkapkan detail harga karena terikat perjanjian NDA (Non Disclosure Agreement) dengan pihak pabrikan. Meski demikian, ia mengisyaratkan bahwa banderol kendaraan tersebut berada di bawah rata-rata harga pikap merek Jepang yang telah diproduksi di dalam negeri. Estimasi harga yang diterima Agrinas diperkirakan berada di kisaran Rp 200 jutaan per unit. "(Harga) semua sudah urusan mereka, sudah termasuk pajak semua. Pokoknya prinsip saya, harga yang disepakati adalah harga terima di seluruh Indonesia, termasuk di Papua, tidak ada penambahan satu sen pun," ujar Joao dalam konferensi pers di Jakarta (24/2/2026). Ia menegaskan bahwa status kendaraan sudah On The Road (OTR) dan diterima langsung di lokasi tujuan tanpa biaya tambahan distribusi.Tonton: Khamenei Siapkan Pengganti Jika Tewas Diserang AS-Israel
Klaim Hemat Hingga Rp 46 Triliun
Dengan skema pembelian dalam jumlah besar dan negosiasi langsung dengan prinsipal, perusahaan pelat merah ini diklaim mampu menghemat hingga Rp 46 triliun dibandingkan skema pengadaan dengan harga pasar umum. Unit yang didatangkan bukan versi standar paling dasar. Seluruh kendaraan dirancang untuk kebutuhan operasional berat, terutama untuk wilayah dengan infrastruktur terbatas. Spesifikasi Pikap 4x4 untuk Medan Berat Secara umum, spesifikasi kendaraan yang didatangkan meliputi:- Mesin diesel bertenaga dengan torsi besar untuk angkutan logistik
- Sistem penggerak empat roda (4WD) lengkap dengan transfer case mode high dan low
- Ground clearance tinggi untuk medan berat
- Sasis ladder frame yang kokoh
- Bak angkut luas dengan daya tahan beban besar
Tonton: RKAB 2026 Dipangkas, Muncul Potensi Kesulitan Pemenuhan DMO Batubara
Rincian Pengadaan Kendaraan
Berikut rincian unit kendaraan yang diimpor:- 35.000 unit mobil pikap 4x4 produksi Mahindra & Mahindra Ltd. (M&M)
- 35.000 unit pikap 4x4 dari Tata Motors
- 35.000 unit truk roda enam dari produsen yang sama.
Ada Peran Intelijen AS di Balik Tewasnya Raja Narkoba Meksiko El Mencho
© 2026 Konten oleh Kontan