Restrukturisasi utang, Asia Pacific rombak pabrik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen bahan baku tekstil, PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) berencana menggelontorkan capital expenditure (capex) senilai US$ 7 juta untuk tahap awal 2018 nanti. Ravi Shankar, President Director perseroan mengatakan dana tersebut sebagian besar untuk peremajaan mesin dan upgrading teknologi produksi. "Namun capex itu tergantung profitability di tahun 2018 nanti juga," kata Ravi usai paparan publik perseroan berlangsung (4/12). Di samping itu POLY juga berencana untuk menghidupkan kembali produksi purified terephthalic acid (PTA). "Kami memang sedang mempertimbangkan untuk restarting PTA, pertama lihat demand dahulu dan yang paling penting soal restrukturisasi utang," ungkap Ravi. Seperti yang diketahui restrukturisasi utang perseroan masih terkatung-katung di meja Kementerian Keuangan. Ravi berharap restrukturisasi bisa rampung tahun ini. "Kami intensif melakukan legal opini, sudah beberapa kali mengusulkan ke pemerintah dan menceritakan kinerja perusahaan dan kepentingan perusahaan," imbuhnya. Untuk menghidupkan kembali pabrik PTA dibutuhkan dana yang tidak sedikit, Ravi memperkirakan sekitar US$ 30-40 juta. Namun kalau restrukturisasi utang di tahun depan dapat diperoleh, rencananya POLY baru akan menggelontorkan US$ 15 juta dahulu. Menurut hitung-hitungan Ravi, untuk tahap awal perlu perombakan engineering di 2018 senilai US$ 3 juta, sedang sisanya US$ 12 juta diperuntukkan revamping fasilitas produksi PTA di kuartal I 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Dessy Rosalina