JAKARTA. Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno, penilaian kembali aktiva tetap atau revaluasi aset 43 BUMN dan 19 anak usahanya memberikan penerimaan pajak sebesar Rp 10,6 triliun. Revaluasi aset tersebut dilakukan pada 2015. "Pada tahun 2016 ini, akan ada lagi BUMN yang melakukan revaluasi aset dengan tarif pajak 4%. Kami perkirakan ini akan memberikan tambahan penerimaan pajak sampai Rp 8,4 triliun," kata Rini dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (19/1/2016). Rini mengatakan, program revaluasi aset yang diikuti BUMN pada 2015 telah meningkatkan aset BUMN dari Rp 4.577 triliun posisi 2014, menjadi Rp 5.395 triliun pada 2015.
Revaluasi aset 2016 berpotensi pajak Rp 8 T
JAKARTA. Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno, penilaian kembali aktiva tetap atau revaluasi aset 43 BUMN dan 19 anak usahanya memberikan penerimaan pajak sebesar Rp 10,6 triliun. Revaluasi aset tersebut dilakukan pada 2015. "Pada tahun 2016 ini, akan ada lagi BUMN yang melakukan revaluasi aset dengan tarif pajak 4%. Kami perkirakan ini akan memberikan tambahan penerimaan pajak sampai Rp 8,4 triliun," kata Rini dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (19/1/2016). Rini mengatakan, program revaluasi aset yang diikuti BUMN pada 2015 telah meningkatkan aset BUMN dari Rp 4.577 triliun posisi 2014, menjadi Rp 5.395 triliun pada 2015.