RI Terima Bantuan Cairan dari Brasil untuk Padamkan Karhutla di Sumatera & Kalimantan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia mendapat bantuan cairan dari Brasil untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Cairan tersebut akan digunakan untuk membantu proses pemadaman melalui penyemprotan dari udara maupun secara manual di lapangan.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengatakan, bantuan tersebut telah diuji coba di sejumlah wilayah, yakni Sumatera Selatan dan Kalimantan.

“Jadi satu cairan, ya. Jadi kalau misalnya semprotkan, itu akan mengendap, kemudian bisa mematikan. Ini sudah kita uji coba di Sumatera Selatan, di Kalimantan,” ujar Dudung di Istana Kepresidenan, Minggu (11/10/2026).


Baca Juga: Pemerintah Akan Tarik Pinjaman LN US$ 1,8 M dan Pertimbangkan Penerbitan Global Bond

Dudung menjelaskan, penyemprotan cairan bantuan dari Brasil tersebut akan dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter. Pemerintah juga akan melibatkan personel di lapangan untuk melakukan pemadaman secara manual.

“Via udara. Jadi nanti melalui heli tetap. Termasuk manual juga melalui anggota nanti yang akan dilibatkan,” katanya.

Dudung berharap penggunaan cairan tersebut dapat berlanjut untuk mendukung upaya pemadaman karhutla yang hingga Oktober masih menjadi perhatian pemerintah.

“Mudah-mudahan ini kita akan terus berlanjut dan segeralah bisa dipadamkan,” ujar Dudung.

Dia menambahkan, pemerintah terus mengupayakan penanganan karhutla secara maksimal. Hal tersebut disampaikan Dudung saat ditanya wartawan mengenai kabar surat dari Perdana Menteri Malaysia kepada Presiden Prabowo Subianto terkait karhutla.

“Informasinya demikian. Tapi kita masih maksimal lah berupaya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pemerintah masih melakukan pemantauan dan mengkaji langkah penanganan karhutla untuk menentukan upaya yang dinilai paling tepat.

“Sebentar, kami kan sedang melaksanakan berbagai macam pantauan. Yang jelas ini menjadi kajian untuk mengambil langkah yang terbaik,” ujar Sigit dalam kesempatan berbeda. 

Sigit menyebut, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, serta masyarakat untuk bekerja sama menyelesaikan persoalan karhutla.

Menurut dia, penanganan dilakukan melalui pengerahan satuan tugas udara dan darat. Pemerintah juga mendorong sosialisasi, edukasi, serta perbaikan regulasi untuk mendukung upaya pemadaman dan pencegahan kebakaran.

Baca Juga: Prabowo dan Presiden Mesir El-Sisi Tolak Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Selain itu, pemerintah tengah mempersiapkan Badan Restorasi Gambut agar menjadi badan yang lebih fleksibel dalam menghadapi dan mencegah karhutla ke depan.

“Termasuk bagaimana mempersiapkan Badan Restorasi Gambut untuk menjadi badan yang lebih fleksibel untuk ke depan menghadapi dan mencegah agar karhutla betul-betul bisa diminimalkan,” kata Sigit.

Terkait persiapan badan tersebut, Sigit menyatakan prosesnya masih berlangsung. Namun, dia belum merinci tahapan penguatan maupun pihak-pihak yang akan terlibat lebih lanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News