PEKANBARU. Pemerintah berencana membangun jalur kereta api lintas Sumatera sepanjang 1.000 kilometer. Pembangunan jalur kereta api senilai Rp 300 triliun ini akan menjadikan Provinsi Riau sebagai daerah yang potensial sebagai persinggahan kereta lintas Sumatera itu. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermato mengatakan, jalur kereta api itu akan melintasi beberapa kabupaten/kota di Riau seperti Duri, Pekanbaru dan Dumai. Jalur kereta itu akan menghubungi Tanjung Buton dan Kuala Enok. "Sebelumnya kami juga telah melakukan pembahasan dengan pemerintah daerah di Pekanbaru terutama dengan Dinas Perhubungan Riau," katanya, Selasa (23/12). Menurutny, pengembangan jalur kereta api dimulai dari Rantau Perapat, Sumatera Utara kemudian Riau, Sumatera Barat dan Palembang dengan panjang 1.071 kilometer meter. "Diprogramkan dalam lima tahun ke depan," katanya.
Riau bakal jadi persimpangan kereta trans Sumatera
PEKANBARU. Pemerintah berencana membangun jalur kereta api lintas Sumatera sepanjang 1.000 kilometer. Pembangunan jalur kereta api senilai Rp 300 triliun ini akan menjadikan Provinsi Riau sebagai daerah yang potensial sebagai persinggahan kereta lintas Sumatera itu. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermato mengatakan, jalur kereta api itu akan melintasi beberapa kabupaten/kota di Riau seperti Duri, Pekanbaru dan Dumai. Jalur kereta itu akan menghubungi Tanjung Buton dan Kuala Enok. "Sebelumnya kami juga telah melakukan pembahasan dengan pemerintah daerah di Pekanbaru terutama dengan Dinas Perhubungan Riau," katanya, Selasa (23/12). Menurutny, pengembangan jalur kereta api dimulai dari Rantau Perapat, Sumatera Utara kemudian Riau, Sumatera Barat dan Palembang dengan panjang 1.071 kilometer meter. "Diprogramkan dalam lima tahun ke depan," katanya.