KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Gizi Nasional (BGN) mengakui masih ada ribuan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) atau dapur umum program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Padahal, sertifikasi ini krusial untuk menjamin keamanan pangan yang didistribusikan kepada masyarakat. Kepala BGN, Dadan Hindayana menjelaskan bahwa belum rampungnya sertifikasi terhadap ribuan unit SPPG tersebut dari total lebih dari 20.000 SPPG, disebabkan oleh proses birokrasi yang memakan waktu. Menurutnya, hal ini murni persoalan prosedur di lapangan yang sedang terus dikerjakan oleh tim teknis. "(Ini) terkait prosesnya yang membutuhkan waktu," ujar Dadan singkat saat dikonfirmasi Kontan.co.id, Kamis (15/1/2026).
Ribuan Dapur Makan Bergizi Belum Tersertifikasi Higiene, BGN: Hanya Soal Administrasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Gizi Nasional (BGN) mengakui masih ada ribuan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) atau dapur umum program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga kini belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Padahal, sertifikasi ini krusial untuk menjamin keamanan pangan yang didistribusikan kepada masyarakat. Kepala BGN, Dadan Hindayana menjelaskan bahwa belum rampungnya sertifikasi terhadap ribuan unit SPPG tersebut dari total lebih dari 20.000 SPPG, disebabkan oleh proses birokrasi yang memakan waktu. Menurutnya, hal ini murni persoalan prosedur di lapangan yang sedang terus dikerjakan oleh tim teknis. "(Ini) terkait prosesnya yang membutuhkan waktu," ujar Dadan singkat saat dikonfirmasi Kontan.co.id, Kamis (15/1/2026).