Ribuan Dapur MBG Ditutup, Urun Dana Danamart Terus Lakukan Monitoring Proyek SPPG



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkapkan telah menutup sekitar 1.300 Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) selama tiga minggu menjabat.

Terkait hal ini, sejumlah penyelenggara securities crowdfunding (SCF) atau urun dana tercatat telah turut serta memfasilitasi pendanaan pada sektor ini.

Salah satunya adalah urun dana PT Dana Aguna Nusantara (Danamart) yang telah memfasilitasi pendanaan SPPG Gunung Sindur pada Oktober 2025.


Baca Juga: Budi Gadai Indonesia Dorong Literasi Guna Tingkatkan Inklusi Pergadaian

Head of Marketing Communication Danamart, Cindera Hegawan mengatakan pendanaan tersebut merupakan pilot project yang hingga kini disebut telah beroperasi tanpa hambatan.

"Sebagai gambaran, SPPG Gunung Sindur saat ini telah beroperasi dan zero incident sejauh ini," ujarnya kepada Kontan, Selasa (18/8/26).

Meski pilot project tersebut telah berjalan dengan baik, Cindera berkata perusahaan akan saat ini tetap melakukan monitoring terhadap proyek-proyek SPPG yang sudah berjalan dibandingkan mengembangkan portofolio pada segmen ini.

Selain itu, pengalaman tersebut kini menjadi bagian dari evaluasi Danamart dalam mengembangkan pendanaan pada sektor riil.

Di samping itu, pada tahun 2026 Danamart lebih berfokus untuk mengembangkan portofolio dan pendanaan baru pada sektor renewable energy, termasuk proyek energi surya dan infrastruktur pendukung.

Upaya tersebut sejalan dengan arah Danamart dalam upaya perluasan akses ke proyek sektor riil yang memiliki nilai keberlanjutan dan dampak jangka panjang.

Sebagai informasi, hingga semester I-2026 Danamart telah mencatat pertumbuhan proyek yang didanai sebesar 3% dengan nominal penawaran yang terealisasikan tumbuh 34% secara tahunan. Adapun sejak 2018, total pendanaan yang telah disalurkan sebanyak Rp165,72 miliar.

Baca Juga: Surya Fajar Capital Restrukturisasi Anak Usaha, Kuasai 99,997% Bursa Akselerasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News