KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Konflik yang berkecamuk di Iran telah menyebabkan ribuan pelaut dari berbagai negara terjebak di sekitar Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. Gangguan terhadap rute perdagangan ini tidak hanya berdampak pada distribusi energi global, tetapi juga menimbulkan krisis kemanusiaan bagi para awak kapal. Salah satu pelaut yang terdampak adalah Ankit Yadav, warga India berusia awal 30-an, yang telah terjebak di sebuah pelabuhan darat di Iran selama sekitar dua setengah pekan. Ia bersama tiga rekannya bertahan hidup dengan persediaan makanan terbatas, hanya mengandalkan tomat dan kentang. Ankit sebelumnya bekerja di kapal kecil yang mengangkut baja dan beroperasi di antara Iran, Kuwait, dan Oman. Ia mengaku sebenarnya dapat meninggalkan zona konflik jika kapalnya mendapat izin berlayar ke Oman untuk kemudian dipulangkan ke India. Namun, hal tersebut tidak terjadi akibat blokade yang dilakukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat.
Ribuan Pelaut Terjebak di Selat Hormuz, Perang Iran Ganggu Jalur Perdagangan Global
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Konflik yang berkecamuk di Iran telah menyebabkan ribuan pelaut dari berbagai negara terjebak di sekitar Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. Gangguan terhadap rute perdagangan ini tidak hanya berdampak pada distribusi energi global, tetapi juga menimbulkan krisis kemanusiaan bagi para awak kapal. Salah satu pelaut yang terdampak adalah Ankit Yadav, warga India berusia awal 30-an, yang telah terjebak di sebuah pelabuhan darat di Iran selama sekitar dua setengah pekan. Ia bersama tiga rekannya bertahan hidup dengan persediaan makanan terbatas, hanya mengandalkan tomat dan kentang. Ankit sebelumnya bekerja di kapal kecil yang mengangkut baja dan beroperasi di antara Iran, Kuwait, dan Oman. Ia mengaku sebenarnya dapat meninggalkan zona konflik jika kapalnya mendapat izin berlayar ke Oman untuk kemudian dipulangkan ke India. Namun, hal tersebut tidak terjadi akibat blokade yang dilakukan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat.
TAG: