Virgin Vision kemudian meluncurkan The Music Channel, stasiun musik 24 jam. Jiwa petualang Richard Branson tidak bisa dipuaskan hanya dengan memiliki label rekaman. Branson mengembangkan merek Virgin ke berbagai bisnis lain. Ekspansi bisnis di luar bisnis rekaman dimulai Branson tahun 1984. Waktu itu dia membentuk Virgin Atlantic Airways dan Virgin Cargo. Sejak itu, Virgin berekspansi ke transportasi udara, kereta api, telepon seluler, bisnis pembiayaan, ritel, internet, minuman, dan hotel. TAHUN 1992, Branson menjual Virgin Records kepada EMI, label rekaman kelas dunia. Dari penjualan ini, ia membiayai bisnis penerbangannya. Tetapi, pada 1996, Branson membuat V2, yang merupakan pengganti Virgin Records. Ia juga punya Virgin Radio, stasiun musik rock komersial nasional pertama. Stasiun ini diluncurkan 1993 dan dijual kepada Chris Evans pada 1997. Branson pun masuk ke bisnis perkeretaapian dengan nama Virgin Trains, setelah menjual Virgin Radio. Banyak orang menganggap pilihan Branson ini berisiko tinggi. Tetapi, Virgin Trains memenangi waralaba atas jalur antarkota di pesisir barat dan perdesaan dari British Rail, operator kereta api terbesar di Inggris.
Richard Branson, dari rekaman ke petelualangan (3)
Virgin Vision kemudian meluncurkan The Music Channel, stasiun musik 24 jam. Jiwa petualang Richard Branson tidak bisa dipuaskan hanya dengan memiliki label rekaman. Branson mengembangkan merek Virgin ke berbagai bisnis lain. Ekspansi bisnis di luar bisnis rekaman dimulai Branson tahun 1984. Waktu itu dia membentuk Virgin Atlantic Airways dan Virgin Cargo. Sejak itu, Virgin berekspansi ke transportasi udara, kereta api, telepon seluler, bisnis pembiayaan, ritel, internet, minuman, dan hotel. TAHUN 1992, Branson menjual Virgin Records kepada EMI, label rekaman kelas dunia. Dari penjualan ini, ia membiayai bisnis penerbangannya. Tetapi, pada 1996, Branson membuat V2, yang merupakan pengganti Virgin Records. Ia juga punya Virgin Radio, stasiun musik rock komersial nasional pertama. Stasiun ini diluncurkan 1993 dan dijual kepada Chris Evans pada 1997. Branson pun masuk ke bisnis perkeretaapian dengan nama Virgin Trains, setelah menjual Virgin Radio. Banyak orang menganggap pilihan Branson ini berisiko tinggi. Tetapi, Virgin Trains memenangi waralaba atas jalur antarkota di pesisir barat dan perdesaan dari British Rail, operator kereta api terbesar di Inggris.