Rights issue, Bank Yudha incar Rp 450 miliar



JAKARTA. PT Bank Yudha Bhakti Tbk menargetkan dana sebesar Rp 450 miliar dari pelaksanaan penerbitan saham baru alias rights issue yang akan dilaksanakan pada kuartal kedua 2017. Diharapkan dana rights issue sudah masuk ke permodalan bank pada akhir Juni 2017.

Arifin Indra Sulistyanto, Direktur Utama Bank Yudha Bhakti mengatakan, rencana rights issue ini telah disetujui oleh pemegang saham pada RUPSLB (rapat umum pemegang saham luar biasa), Senin (17/4).

Dalam RUPSLB, pemegang saham setuju mengeluarkan saham baru sejumlah 3 miliar saham dan penerbitan waran seri II maksimal sebesar 896,4 juta saham.


Dengan adanya rights issue, pada semester kedua 2017, modal inti bank berkode emiten BBYB bisa naik menjadi kelompok BUKU II atau yang mempunyai modal inti antara Rp 1 triliun sampai Rp 5 triliun.

Saat ini tercatat modal inti bank masih kurang dari Rp 650 miliar atau masuk ke dalam BUKU I. Dengan rights issue diharapkan rasio permodalan bank atau capital adequacy ratio (CAR) juga bisa naik menjadi 35% sampai 40% dari posisi saat ini sebesar 20,41%.

Saat ini, tercatat Gozco Capital mempunyai 39,9% saham Bank Yudha, dan Asabri memegang 35,2%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini