KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap menggelar aksi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue dalam waktu dekat. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi bisnis di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Tercatat, sejumlah perusahaan yang akan melaksanakan rights issue antara lain PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET). Dari sisi nilai, ELPI berencana menerbitkan 2,03 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp350 per saham. Melalui aksi korporasi ini, perusahaan pelayaran tersebut berpotensi menghimpun dana sekitar Rp739,34 miliar.
Rights Issue Marak di BEI, INET Dinilai Paling Menarik pada 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap menggelar aksi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue dalam waktu dekat. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi bisnis di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Tercatat, sejumlah perusahaan yang akan melaksanakan rights issue antara lain PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET). Dari sisi nilai, ELPI berencana menerbitkan 2,03 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp350 per saham. Melalui aksi korporasi ini, perusahaan pelayaran tersebut berpotensi menghimpun dana sekitar Rp739,34 miliar.
TAG: