KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendekatan berbasis bukti ilmiah menjadi semakin penting dalam upaya memahami dampak kesehatan akibat kebiasaan merokok. Berbagai penelitian terus dilakukan untuk mengevaluasi profil risiko dari beragam produk tembakau, termasuk produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, menegaskan pentingnya riset sebagai fondasi dalam memahami karakteristik dan profil risiko produk tembakau alternatif. "Riset diperlukan sebagai basis data kepatuhan (compliance) dalam pembuatan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk tembakau, guna menjembatani "mazhab" ekonomi dan kesehatan," ungkapnya beberapa waktu lalu, dikutip Sabtu (6/3). Baca Juga: Akvindo: Persepsi Keliru Terhadap Tembakau Alternatif Hambat Upaya Berhenti Merokok
Riset BRIN Beri Perspektif Baru tentang Produk Tembakau Alternatif
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendekatan berbasis bukti ilmiah menjadi semakin penting dalam upaya memahami dampak kesehatan akibat kebiasaan merokok. Berbagai penelitian terus dilakukan untuk mengevaluasi profil risiko dari beragam produk tembakau, termasuk produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan. Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, menegaskan pentingnya riset sebagai fondasi dalam memahami karakteristik dan profil risiko produk tembakau alternatif. "Riset diperlukan sebagai basis data kepatuhan (compliance) dalam pembuatan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk tembakau, guna menjembatani "mazhab" ekonomi dan kesehatan," ungkapnya beberapa waktu lalu, dikutip Sabtu (6/3). Baca Juga: Akvindo: Persepsi Keliru Terhadap Tembakau Alternatif Hambat Upaya Berhenti Merokok