Risiko Geopolitik Tahan Kenaikan Bunga oleh Bank Sentral Jepang



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan suku bunga kebijakan lebih lanjut di Jepang menjadi opsi utama karena aktivitas ekonomi Jeepang dan harga membaik, dengan akomodasi moneter akan dikurangi secara bertahap jika prospek ekonomi domestik tetap stabil. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Senin (30/3), ringkasan Opini Bank Sentral Jepang bulan Maret 2026 mencatat bahwa meskipun sudah ada kenaikan bunga sebelumnya, kondisi keuangan tetap longgar, dan penarikan investasi sebagian besar mencerminkan kekurangan tenaga kerja dan kenaikan biaya material. 

Namun, ketidakpastian dari Timur Tengah telah membebani sentimen kenaikan bunga acuan, mendorong dewan untuk mempertahankan suku bunga tetap stabil pada pertemuan terbarunya. 


Pengetatan di masa mendatang akan bergantung pada upah, inflasi, kondisi keuangan, dan risiko geopolitik. Para pembuat kebijakan akan menilai apakah kondisi akomodatif berlanjut dan seberapa luas kenaikan upah dan "kenaikan harga awal periode" menyebar. 

Meskipun risiko eksternal dapat menaikkan harga dan meredam pertumbuhan, inflasi diperkirakan akan cenderung lebih tinggi. Para pembuat kebijakan menekankan perlunya menyesuaikan kebijakan jika kondisinya tetap stabil, sambil menghindari inflasi berkelanjutan di atas 2%.