JAKARTA. Persepsi investor terhadap risiko investasi di Tanah Air bisa terus membaik. Ketidakpastian berkurang setelah Donald Trump akhirnya dilantik sebagai Presiden ke–45 Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu. Persepsi risiko ini tercermin pada credit default swap (CDS). Jumat (20/1) lalu, CDS Indonesia tenor lima tahun berada di 149,32. Ini membaik 5,42% dibandingkan posisi akhir 2015, yakni 157,89. Sekadar mengingatkan, biasanya semakin rendah angka CDS, indikasinya risiko investasi di kawasan tersebut semakin mengecil. Sebaliknya, ketika angka CDS membumbung, risiko investasinya juga semakin tinggi. Senior Research and Analyst Pasar Dana Beben Feri Wibowo berpendapat, pidato pelantikan Trump akhir pekan lalu tergolong wajar.
Risiko investasi berpotensi membaik
JAKARTA. Persepsi investor terhadap risiko investasi di Tanah Air bisa terus membaik. Ketidakpastian berkurang setelah Donald Trump akhirnya dilantik sebagai Presiden ke–45 Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu. Persepsi risiko ini tercermin pada credit default swap (CDS). Jumat (20/1) lalu, CDS Indonesia tenor lima tahun berada di 149,32. Ini membaik 5,42% dibandingkan posisi akhir 2015, yakni 157,89. Sekadar mengingatkan, biasanya semakin rendah angka CDS, indikasinya risiko investasi di kawasan tersebut semakin mengecil. Sebaliknya, ketika angka CDS membumbung, risiko investasinya juga semakin tinggi. Senior Research and Analyst Pasar Dana Beben Feri Wibowo berpendapat, pidato pelantikan Trump akhir pekan lalu tergolong wajar.