KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) diperkirakan kembali mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Februari 2026. Kepala Ekonom Bank Pertama Josua Pardede menilai, BI mempertahankan BI-Rate di level 4,75% sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah risiko pasar keuangan yang meningkat. Ia melihat, tekanan yang timbul akibat peringatan Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengenai isu free float, ditambah dengan revisi Moody's terhadap prospek utang negara Indonesia dari stabil menjadi negatif, berpotensi menyebabkan kenaikan premi risiko dan volatilitas aliran modal yang cenderung meningkat.
Risiko Pasar Keuangan Masih Tinggi, BI Diprediksi Menahan BI Rate pada Februari 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) diperkirakan kembali mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Februari 2026. Kepala Ekonom Bank Pertama Josua Pardede menilai, BI mempertahankan BI-Rate di level 4,75% sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah risiko pasar keuangan yang meningkat. Ia melihat, tekanan yang timbul akibat peringatan Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengenai isu free float, ditambah dengan revisi Moody's terhadap prospek utang negara Indonesia dari stabil menjadi negatif, berpotensi menyebabkan kenaikan premi risiko dan volatilitas aliran modal yang cenderung meningkat.