Ristia Bintang Mahkotasejati (RBMS) kembangkan kawasan mixed use di Cipondoh



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun ini PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) mulai mengembangkan lahan Cipondoh, Tangerang dengan konsep hunian mixed use. Seiring dengan rencana ini, manajemen RBMS mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Tangerang juga telah menyatakan akan membangun asrama haji Banten di atas lahan tersebut. 

Sebagai informasi, lahan RBMS di Cipondoh seluas 12,7 hektare, adapun seluas 3,7 hektare diserahkan ke pemerintah  yang memang ditujukan untuk fasilitas sosial dan akan dibangun asrama haji. Sisa 9 hektare akan digunakan RBMS untuk membangun perumahan dan mixed use. 

Direktur Utama Ristia Bintang Mahkotasejati, Deddy Indrasetiawan mengatakan lahan milik anak usahanya PT  Bhaskara Mutu Sentosa seluas 12,7 hektare di Cipondoh akan dibangun kawasan mixed use. 


Baca Juga: Kinerja Bukit Asam (PTBA) turun di kuartal I-2021

"Pengembangan di Cipondoh dilaksanakan setelah berlakunya Perturan Daerah Nomor 6 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 20112 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Tangerang tahun 2012-2032 yang mengubah kembali lahan sebesar 12,7 hekatre milih PT Bhaskara Mutu Sentosa dari sebelumnya lahan terbuka hijau menjadi Kawasan Perumahan," jelasnya dalam paparan publik di Jakarta, Jumat (30/4). 

Deddy mengungkapkan RBMS berencana membangun kawasan perumahan dan mixed use dengan proses perizinan yang telah dimulai di kuartal II 2021. 

Komisaris Utama Ristia Bintang Mahkotasejati, Richard R Wiriahardja menyatakan harapannya semoga lahan di Cipondoh menjadi barokah karena Wailkota Tangerang menemui RBMS pada pertengahan April 2021 mengusulkan fasilitas sosial agar dibangun lebih dahulu.

Biasanya, fasilitas sosial diserahkan setelah proyek selesai, tetapi pihak pemerintah Tangerang memintanya terlebih dahulu karena akan menyerahkannya ke Kementerian Agama.  "Lahan tersebut diusulkan akan menjadi asrama haji pertama di Provinsi Banten," kata Richard. 

Usulan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang disambut positif oleh RBMS karena menurut Richard saat ini belum ada asrama haji di Banten. Padahal Banten memilki satu bandara terbesar yakni Soekarno-Hatta International Airport di mana jamaah haji yang diberangkatkan dari bandara ini cukup banyak. 

Baca Juga: Pendapatan dan laba kuartal I naik, begini target kinerja Kalbe Farma (KLBF)

Sebagai gambaran proyek mixed use ini, RBMS akan membangun perumahan tipe komersil yang harganya dimulai dari Rp 700 juta dan satu tower apartemen atau hotel. RBMS juga akan membangun kawasan untuk ritel yang berjualan makanan dan keperluan lainnya untuk recurring income bagi perusahaan. 

Richard mengungkapkan, saat ini RBMS telah selesai membuat site plan. Adapun untuk nominal investasi pengembangan lahan di Cipondoh ini belum bisa dibeberkan oleh RBMS karena masih dalam tahap Fesibility Studies (FS). 

Sebagai tambahan informasi, lahan di Cipondoh diklaim manajemen RBMS punya akses mudah dijangkau karena adanya jalan tol JORR II Serpong-Kunciran-Bandara yang telah diresmikan pada April 2021. 

Selanjutnya: Solusi Bangun Indonesia (SMCB) jual 3,15 juta ton semen pada kuartal I

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi