Bagi Risza Bambang, perencana keuangan sekaligus konsultan aktuaria, bisnis adalah keranjang investasi paling menguntungkan. Apalagi, di tengah kelesuan ekonomi dunia, perekonomian domestik masih menjanjikan prospek cerah. Itu salah satu alasan Risza menggabungkan perusahaan konsultan perencanaan keuangan miliknya, Shildt Financial Planning, dengan One Consulting, sebuah perusahaan perencanaan keuangan milik M. Andoko dan Budi Raharjo. Perusahaan hasil perkawinan ini bernama baru One Shildt Financial Planning. Akibat merger itu, Risza yang semula menguasai seluruh saham Shildt tak lagi menjadi pemegang saham mayoritas One Shildt. Tapi, pria berumur 44 tahun ini yakin benar bahwa hasil penggabungan itu justru bisa mendatangkan keuntungan lebih besar ketimbang berinvestasi di surat berharga.
Risza Bambang rela merger demi bisnis
Bagi Risza Bambang, perencana keuangan sekaligus konsultan aktuaria, bisnis adalah keranjang investasi paling menguntungkan. Apalagi, di tengah kelesuan ekonomi dunia, perekonomian domestik masih menjanjikan prospek cerah. Itu salah satu alasan Risza menggabungkan perusahaan konsultan perencanaan keuangan miliknya, Shildt Financial Planning, dengan One Consulting, sebuah perusahaan perencanaan keuangan milik M. Andoko dan Budi Raharjo. Perusahaan hasil perkawinan ini bernama baru One Shildt Financial Planning. Akibat merger itu, Risza yang semula menguasai seluruh saham Shildt tak lagi menjadi pemegang saham mayoritas One Shildt. Tapi, pria berumur 44 tahun ini yakin benar bahwa hasil penggabungan itu justru bisa mendatangkan keuntungan lebih besar ketimbang berinvestasi di surat berharga.