Ritel Fesyen Shein Bersiap IPO, Target Raup US$ 1,73 Miliar



​KONTAN.CO.ID – HONG KONG. Perusahaan ritel fesyen cepat daring Shein diperkirakan menetapkan harga saham penawaran umum perdana (IPO) di Hong Kong pada level tengah kisaran harga yang ditawarkan.

Dengan harga tersebut, Shein diperkirakan menghimpun dana sekitar HK$13,6 miliar atau US$1,73 miliar.

Dua sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa Shein diperkirakan menetapkan harga IPO sebesar HK$48,56 per saham.


Baca Juga: Mata Uang Asia Beragam, Dolar Taiwan dan Won Korea Selatan Menguat

Harga tersebut berada di tengah kisaran penawaran awal sebesar HK$47,60 hingga HK$49,50 per saham.

Shein menawarkan sebanyak 280 juta saham dalam proses IPO yang mulai diluncurkan pada Senin (24/8/2026).

Perusahaan yang berkantor pusat di Singapura dan didirikan di China tersebut telah lama merencanakan pencatatan saham di bursa. IPO di Hong Kong menjadi langkah penting bagi Shein setelah sebelumnya menghadapi berbagai kendala dalam rencana pencatatan saham di pasar Barat.

Shein belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters terkait rencana penetapan harga IPO tersebut.

Jika harga HK$48,56 per saham terealisasi, nilai dana yang dihimpun Shein akan mencapai sekitar HK$13,6 miliar.

Nilai tersebut menunjukkan minat perusahaan untuk memanfaatkan pasar modal Hong Kong sebagai sumber pendanaan sekaligus memperluas basis investor global.

Baca Juga: Dolar AS Dekati Level Tertinggi 8 Hari, Ekspektasi Kenaikan Bunga The Fed Menguat

Reuters melaporkan, Shein sebelumnya pernah mencapai valuasi sekitar US$100 miliar pada 2022.

Namun, valuasinya kini jauh lebih rendah di tengah perlambatan pertumbuhan, meningkatnya tekanan regulasi, serta persaingan yang semakin ketat di industri fesyen cepat.