Rittal Perkuat Kapabilitas Engineering di Indonesia, Bidik Peluang dari Data Center



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Pertumbuhan sektor data center, manufaktur, pertambangan, hingga infrastruktur kritikal dinilai mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap solusi infrastruktur industri di Indonesia.

Prospek tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong perusahaan penyedia solusi industri asal Jerman, Rittal, memperluas kapasitas layanannya di pasar domestik.

Sebagai bagian dari langkah tersebut, Rittal meresmikan Rittal Modification Center di Jakarta. Fasilitas ini ditujukan untuk memperkuat kemampuan engineering lokal sekaligus mempercepat proses modifikasi enclosure bagi pelanggan dari berbagai sektor industri. 


Baca Juga: Emiten Percepat Ekspansi Kapasitas, Industri Data Center Masuk Fase Bertumbuh

Executive Vice President & Managing Director India Region Rittal, Ajay Bhargava, menilai Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar, didukung ekspansi sektor pertambangan, data center, dan manufaktur.

Menurutnya, pengembangan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan di Indonesia.

"Ini adalah komitmen kami terhadap Indonesia melalui pembangunan Modification Center," ujar Ajay di Jakarta, Senin (6/7/2026). 

Rittal melihat permintaan terhadap solusi engineering terus meningkat seiring berkembangnya investasi di sektor data center, energi, dan infrastruktur kritikal.

Kondisi tersebut mendorong kebutuhan akan penyelesaian proyek yang lebih cepat, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan operasional pelanggan. 

Head of Product Portfolio Management Rittal, Michael Schell, mengatakan percepatan tersebut didukung oleh penerapan otomasi dalam proses engineering.

Baca Juga: Akal Imitasi Mengerek Bisnis Data Center

Dengan sistem tersebut, perusahaan menargetkan proses produksi enclosure dapat dilakukan lebih cepat dengan tingkat presisi yang tetap terjaga.

"Otomasi memungkinkan kami menghasilkan solusi dengan presisi yang konsisten dan waktu pengerjaan yang lebih singkat," kata Michael.

Sementara itu, Managing Director Rittal Indonesia, Rahul Yadav, mengatakan perusahaan akan terus memperkuat investasi dan kemampuan engineering di Indonesia agar layanan kepada pelanggan dapat dilakukan lebih cepat.

Melalui fasilitas baru tersebut, Rittal menargetkan dapat mempercepat proses modifikasi enclosure untuk kebutuhan berbagai sektor, seperti data center, manufaktur, energi, pertambangan, dan infrastruktur kritikal.

Perusahaan juga menilai penguatan kapabilitas engineering di dalam negeri menjadi salah satu strategi untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan solusi infrastruktur industri seiring pertumbuhan investasi di berbagai sektor ekonomi Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News