JAKARTA. PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menargetkan peningkatan pendapatan sebesar 25% pada 2018 dari pasar e-commerce yang diakses melalui situs belanja daring (online) pasarprodukbumn.com. Situs ini merupakan fasilitas untuk memasarkan produk RNI dan BUMN lainnya. "Saya yakin bisa menaikkan pendapatan. Harapan kami bisa sampai 25% peningkatan untuk RNI pada 2018. Dengan dipasarkan di situs ini, saya yakin bisa menjadi media promosi bagi produk-produk RNI sehingga bisa dikenal masyarakat," kata Direktur Utama PT RNI (Persero) B. Didik Prasetyo usai softlaunching pasarprodukbumn.com di Jakarta, Senin (19/9). Didik mengatakan, situs belanja pasarprodukbumn.com yang diprakarsai RNI dinilai mampu bersaing dengan situs belanja daring lainnya, yaitu dengan karakteristik memasarkan produk BUMN.
RNI bidik pendapatan naik 20% dari e-commerce
JAKARTA. PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menargetkan peningkatan pendapatan sebesar 25% pada 2018 dari pasar e-commerce yang diakses melalui situs belanja daring (online) pasarprodukbumn.com. Situs ini merupakan fasilitas untuk memasarkan produk RNI dan BUMN lainnya. "Saya yakin bisa menaikkan pendapatan. Harapan kami bisa sampai 25% peningkatan untuk RNI pada 2018. Dengan dipasarkan di situs ini, saya yakin bisa menjadi media promosi bagi produk-produk RNI sehingga bisa dikenal masyarakat," kata Direktur Utama PT RNI (Persero) B. Didik Prasetyo usai softlaunching pasarprodukbumn.com di Jakarta, Senin (19/9). Didik mengatakan, situs belanja pasarprodukbumn.com yang diprakarsai RNI dinilai mampu bersaing dengan situs belanja daring lainnya, yaitu dengan karakteristik memasarkan produk BUMN.