RNI diminta telusuri utang Leces sebelum akuisisi



JAKARTA. PT Rajawali Nusantara Indonesia berencana untuk mengakuisi PT Kertas Leces (Persero). Rencananya, RNI akan mengkonversi pabrik kertas milik Leces menjadi pabrik gula.

Rencana akuisisi tersebut pun sudah mendapat restu dari Menteri BUMN Dahlan Iskan. Namun sebelum mengambil-alih Kertas Leces, Dahlan mengingatkan agar RNI terlebih dulu menelusuri utang milik Kertas Leces. Agar kedepannya tidak membebani RNI. 

Menurut Dahlan, utang Kertas Leces nilainya mencapai sebesar Rp 1,5 triliun dimana sebagian besar utang tersebut akibat krisis pada 1998 lalu.


"Utang-utang ini akan dicarikan jalan, tetapi harus diteliti dan ditelusuri dulu, ini utang beneran atau permainan, karena dulu kan banyak permainan," kata Dahlan. 

Pada dasarnya Dahlan menyetujui rencana akuisisi tersebut. Pasalnya untuk meningkatkan produksi gula, RNI memang harus menambah terus pabrik gulanya. "Kalau ingin swasembada memang harus punya pabrik gula baru, setidaknya 15 pabrik baru," tuturnya Kamis (28/11).

Saat ini RNI mengelola 10 pabrik gula yang tersebar di wilayah Jawa Barat, Yogyakarta dan Jawa Timur. Total produksi gula RNI pada 2012 mencapai sekitar 168.000 ton, sedangkan pada 2013 ditargetkan bisa melewati angka 170.000 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hendra Gunawan