Robert Kiyosaki Sebut Tiga Aset yang Jadi Asuransi Terbaik Melawan Korupsi



KONTAN.CO.ID - Dengan pembicaraan pagu utang AS yang belum membuahkan hasil, para ekonom bertanya-tanya apakah situasi ini dapat berubah menjadi kehancuran finansial global yang masif, meskipun para politisi masih mengklaim akan ada soft landing.

Robert Kiyosaki, bagaimanapun, tidak mempercayai pernyataan ini. 

Mengutip Bitcoin.com, Kiyosaki mendesak investor untuk segera beralih ke emas, perak, dan bitcoin untuk melindungi diri mereka sendiri.


Seperti yang diketahui, Partai Republik dan Demokrat masih belum dapat memutuskan apakah AS harus menaikkan plafon utang atau tidak. Pertanyaan terus muncul jika negara tersebut akan gagal membayar utangnya untuk pertama kalinya. 

Tetapi bahkan jika kedua belah pihak mencapai kesepakatan, kerusakan pada ekonomi terbesar dunia itu bisa saja sudah terjadi.

Karena itu, penulis Rich Dad, Poor Dad, yang dikenal karena pandangan pesimistisnya terhadap ekonomi global saat ini dan prospeknya, menegaskan bahwa tidak akan ada "soft landing" dalam ekonomi AS.

Baca Juga: Mengintip Rahasia Robert Kiyosaki agar Bisa Kaya Raya

Kiyosaki juga menyinggung masalah korupsi di negara itu, yang menurutnya sangat tinggi karena para pemimpin saat ini. 

Dia percaya ada tiga aset yang dapat dibeli investor untuk melindungi diri mereka sendiri, dan salah satunya adalah cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.

Dalam tweet terpisah, Kiyosaki menentang Biden, dengan mengatakan presiden AS saat ini adalah presiden yang paling pikun, korup, dan tidak kompeten dalam sejarah negara itu.

Melansir Finbold.com, Kiyosaki sebelumnya juga pernah mengecam dolar Amerika Serikat dengan menyebutnya sebagai "kertas toilet" dan "uang palsu" yang akan kembali sebagai gelombang pasang dan tsunami ekonomi ke Amerika. Pada akhirnya, menurut Kiyosaki, dolar akan kehilangan perannya sebagai cadangan uang dunia.

Baca Juga: Kisah Menarik Robert Kiyosaki, Berbisnis Sejak Kecil

Selain itu, dia telah lama memperingatkan tentang dampak buruk dari kenaikan inflasi sistemik, kenaikan harga minyak, dan dorongan pemerintah menuju kebijakan energi yang lebih ramah lingkungan di kelas menengah Amerika, yang dia yakini berpotensi menghilang. Sebaliknya, dia mengatakan bahwa Bitcoin, emas, dan perak sebagai bantalan melawan penurunan ekonomi.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie