Rocky Gerung: Wantimpres Harus Kritis terhadap Kebijakan, Bukan Sekadar Mengkritik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rocky Gerung resmi dilantik bersama dengan 25 Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) lainnya di Istana Negara, Jum'at (2/10/2026). 

Rocky menegaskan bahwa lembaga tersebut memiliki fungsi untuk bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah, bukan sekadar mengkritik kebijakan.

Menurut Rocky, Wantimpres memiliki kedudukan etis dalam memberikan pertimbangan kepada Presiden Prabowo Subianto. Dengan fungsi tersebut, anggota Wantimpres harus mampu melihat dampak atau ekses dari suatu kebijakan serta memberikan pertimbangan mengenai arah kebijakan tersebut.


Baca Juga: Dorong Daya Beli, CELIOS Usul Besaran BSU 30% Gaji UMP

“Jadi dewan ini bukan untuk melayani pertanyaan-pertanyaan konkret harian. Diperlukan kontemplasi, diperlukan evaluasi, diperlukan bahkan kemampuan untuk berfantasi tentang masa depan republik,” kata Rocky usai dilantik sebagai anggota Wantimpres di Istana Kepresidenan, Jumat (2/10/2026).

Rocky menjelaskan, fungsi Wantimpres berbeda dengan penasihat Presiden yang memberikan masukan mengenai persoalan teknis. Menurutnya, Wantimpres lebih berfokus pada koridor etis dan arah kebijakan.

“Ini dewan etis, lebih bukan teknis. Teknis ada penasihat khusus Pak Presiden tentang luar negeri, tentang pertahanan segala macam. Tapi ini dewan yang diisi oleh orang-orang dengan kapasitas,” ujarnya.

Dia menegaskan, Wantimpres tidak bertugas mengevaluasi kebijakan teknis yang menjadi ranah kementerian atau lembaga pemerintah. Wantimpres, kata Rocky, mengawasi apakah arah kebijakan telah sesuai dengan visi Presiden.

“Kita mengawasi arah dari kebijakan supaya sesuai dengan janji presiden pada waktu kampanye, sesuai dengan tema yang diinginkan oleh presiden,” kata Rocky.

Rocky juga menekankan pentingnya membedakan antara mengkritik dan bersikap kritis terhadap kebijakan.

Menurut Rocky, sikap kritis tersebut diperlukan karena kebijakan pemerintah dapat memunculkan persepsi yang berbeda di masyarakat. Wantimpres kemudian bertugas melihat persoalan tersebut dalam kerangka etis dan menyampaikannya sebagai bahan pertimbangan kepada Presiden.

Dia mencontohkan, apabila terdapat perbedaan antara persepsi pemerintah dan persepsi masyarakat terhadap suatu kebijakan, Wantimpres dapat memberikan pertimbangan kepada Presiden mengenai persoalan tersebut.

“Persepsinya tiba di publik sama nggak tuh? Kalau tidak sama berarti ada kekurangan komunikasi, diperbaiki. Kita membuat pertimbangan itu buat presiden, bukan kita yang memperbaiki,” ujarnya.

Rocky juga menegaskan bahwa keberadaannya di dalam pemerintahan tidak otomatis mengubah sikap dan pandangannya. Menanggapi sorotan mengenai dirinya yang selama ini dikenal kerap mengkritik pemerintah dari luar, Rocky mengatakan dirinya hanya berpindah posisi.

“Ya kan cuma pindah, saya cuma pindah dari luar ke dalam. Sikap saya tetap, pandangan saya tetap, radical break. Udah,” pungkas Rocky. 

Prabowo membentuk Wantimpres setelah kosong hampir dua tahun selepas era Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024. 

Terdapat 26 anggota Watimpres yang saat ini dilantik. Berikut daftarnya: 

    1.Pratikno (Ketua)

    2.Hatta Rajasa (Wakil Ketua)

    3.Muhammad Qodari (Sekretaris)

    4.Shinta Nuriyah Wahid

    5.Muhammad Quraish Shihab

    6.Agum Gumelar

    7.Chairul Tanjung

    8.Said Aqil Siradj

    9.Anwar Iskandar

    10.Yahya Cholil Staquf

    11.Yusuf Wanandi

    12.Budi Gunawan

    13.Bambang Soesatyo

    14.Salim Segaf Aljufri

    15.Soekarwo

    16.Dato Sri Tahir

    17.Rocky Gerung

    18.Ida Bagus Purwalaksana

    19.Philip Kuncoro Wijaya

    20.Budi Tanuwibowo

    21.Anwar Usman

    22.Muhammad Hatta

    23.Jusuf Hamka

    24.Margarito Kamis

    25.Zaki Manuputty

    26.Ignasius Jonan

Baca Juga: Wantimpres Akan Bertugas Beri Nasihat pada Presiden Tapi Bersifat Rahasia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News