Roket dan Drone Serang Kedutaan AS di Baghdad, Serangan Terkuat Sejak Awal Perang



KONTAN.CO.ID - Kedutaan Besar AS di Baghdad diserang dengan roket dan setidaknya lima drone pada Selasa (17/3/2026) pagi.

Menurut sumber keamanan Irak, serangan ini sebagai yang paling intens sejak dimulainya perang AS-Israel melawan Iran.

Seorang saksi Reuters melihat setidaknya tiga drone menuju arah kedutaan.


Baca Juga: Ekspor Non-Minyak Singapura Naik 4% di Februari, Lebih Rendah dari Perkiraan

Sistem pertahanan udara C-RAM berhasil menembak jatuh dua drone, sementara satu drone lainnya menabrak dalam kompleks kedutaan, dari mana terlihat asap dan api, kata saksi tersebut.

Sebuah ledakan juga terdengar di ibu kota Irak, menurut saksi lain.

Telepon kedutaan AS tidak aktif ketika Reuters menghubungi untuk meminta komentar.

Serangan ini dilakukan oleh milisi yang didukung Iran sebagai balasan atas perang yang dimulai pada 28 Februari.

Baca Juga: Efek Nvidia: Saham Samsung Electronics Lompat 5%, Indeks KOSPI Makin Perkasa

Pada Senin (16/3/2026), kelompok pro-Iran Kataib Hezbollah mengumumkan kematian komandan senior dan juru bicaranya, sementara Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) menyatakan bahwa serangan udara menewaskan setidaknya delapan anggotanya di kota al-Qaim, dekat perbatasan dengan Suriah.

Pasukan keamanan Irak telah dikerahkan di berbagai bagian ibu kota dan menutup Green Zone Baghdad, kawasan terfortifikasi yang menampung gedung pemerintah dan misi diplomatik termasuk Kedutaan Besar AS.