Roland Berger: Asia Masih Menjadi Pusat Pertumbuhan Konsumsi Global



KONTAN.CO.ID – HONG KONG. Kawasan Asia diproyeksikan tetap menjadi motor pertumbuhan konsumsi global dalam satu dekade ke depan, meskipun perilaku konsumen semakin selektif dalam berbelanja.

Studi terbaru menunjukkan bahwa konsumsi privat di Asia berpotensi tumbuh hampir 40% atau sekitar US$7 triliun dalam 10 tahun mendatang.

Baca Juga: Ancaman Krisis Energi! Vietnam Amankan Pasokan Minyak Mentah dari Rusia


Namun, pertumbuhan ini dipengaruhi pergeseran perilaku konsumen yang kini lebih fokus pada kebutuhan dasar dibandingkan belanja diskresioner.

“Asia tetap menjadi mesin penggerak pertumbuhan konsumen global, tetapi skala saja tidak lagi cukup. Babak selanjutnya adalah milik mereka yang mampu mengubah pertumbuhan struktural menjadi momentum berkelanjutan,” ujar Hugo Texier, Partner Roland Berger di Kowloon, Rabu (25/3/2026).

Dalam beberapa tahun terakhir, konsumen di Asia menunjukkan kecenderungan menahan belanja di berbagai kategori.

Bahkan di sejumlah negara, termasuk Indonesia dan Thailand, terdapat niat untuk mengurangi pengeluaran di sebagian besar kategori.

Kendati demikian, kebutuhan pokok seperti makanan, kebutuhan rumah tangga, dan layanan dasar tetap menjadi tulang punggung konsumsi.

Sementara itu, kategori non-esensial seperti alkohol dan tembakau mengalami kontraksi di hampir seluruh pasar, kecuali di China.

Baca Juga: Trump Ubah Wajah Budaya dan Sejarah Amerika: Dari Smithsonian hingga Patung Columbus

Di sisi lain, terdapat dinamika berbeda di China, di mana konsumen muda masih mendorong belanja diskresioner, terutama pada kategori pakaian dan gaya hidup.

Hal ini menciptakan lanskap konsumsi yang tidak merata di kawasan Asia, dengan kombinasi antara kebutuhan dasar dan aspirasi konsumsi.

Laporan ini juga menyoroti bahwa nilai kini semakin diartikan sebagai kombinasi kualitas, harga, dan kemudahan. Lebih dari 70% konsumen di beberapa negara Asia Tenggara menempatkan faktor tersebut sebagai penentu utama dalam keputusan pembelian.