KONTAN.CO.ID - JAKARTA. CEO BPI Danantara Rosan Roeslani buka suara adanya bentukan BUMN baru yaitu PT Perminas atau Perusahaan Mineral Nasional yang akan menggarap tambang emas Martabe milik PT Agincourt Resources (PT AR), anak usaha dari PT United Tractors Tbk (UNTR). Sayangnya, Rosan tidak secara gamblang menjelaskan mengenai kapan, tujuan hingga siapa saja orang-orang penting yang akan mengisi jabatan di Perminas. "Ya sebetulnya kami baru. Saya kan baru meeting besok, sebetulnya tidak hanya itu (tambang emas) ya, tapi kami melihat yang 28 (perusahaan yang izinnya dicabut) itu karena ini kan juga menyangkut dari kami untuk memastikan juga perusahaan itu kondisinya tuh seperti apa," kata Rosan di Istana Negara, Rabu (28/01/2026). Baca Juga: Harga Kelapa Dunia Turun, Ini Deretan Faktor yang Menekannya Menurut Rosan langkah lanjutan terkait Agincourt Resources maupun 27 perusahaan lainnya yang dicabut izinnya oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) karena dinilai bertanggung jawab atas bencana hidrometrologi di kawasan Sumatra akan dirapatkan kembali dengan jajaran Kementerian Koordinator. "Yang pasti kami akan tindak lanjuti itu semua, tetapi ya langkah-langkahnya kami baru meeting besok nih jam 8 pagi sama Pak Menko dengan semuanya gitu," tutupnya. Adapun dari total 28 perusahaan yang dicabut izinnya tersebut, Rosan bilang Danantara telah menunjuk BUMN yang akan mengambil alih. Namun dia belum bisa menyebut detail terkait BUMN mana saja yang diberikan mandat. "Ya sudah ada nama, tapi kan belum bisa saya ucapin," katanya. Sebelumnya, dalam catatan Kontan, Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Doni Oskaria mengatakan bahwa Danantara akan mengalihkan tambang emas Martabe Perminas. "Ke Perminas. Jadi ada perusahaan mineral nasional kita yang baru kita bentuk. Memang ini perusahaan yang baru dibentuk," ungkap Doni saat ditemui di Jakarta, Rabu (28/01/2026). Doni juga memastikan bahwa Perminas berbeda dengan BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia atau MIND ID. "Berbeda, jadi perusahaan di bawah Danantara," ungkap dia.
Rosan Akui Perminas Akan Jadi Pengelola Tambang Martabe Tapi Detilnya Masih Dikaji
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. CEO BPI Danantara Rosan Roeslani buka suara adanya bentukan BUMN baru yaitu PT Perminas atau Perusahaan Mineral Nasional yang akan menggarap tambang emas Martabe milik PT Agincourt Resources (PT AR), anak usaha dari PT United Tractors Tbk (UNTR). Sayangnya, Rosan tidak secara gamblang menjelaskan mengenai kapan, tujuan hingga siapa saja orang-orang penting yang akan mengisi jabatan di Perminas. "Ya sebetulnya kami baru. Saya kan baru meeting besok, sebetulnya tidak hanya itu (tambang emas) ya, tapi kami melihat yang 28 (perusahaan yang izinnya dicabut) itu karena ini kan juga menyangkut dari kami untuk memastikan juga perusahaan itu kondisinya tuh seperti apa," kata Rosan di Istana Negara, Rabu (28/01/2026). Baca Juga: Harga Kelapa Dunia Turun, Ini Deretan Faktor yang Menekannya Menurut Rosan langkah lanjutan terkait Agincourt Resources maupun 27 perusahaan lainnya yang dicabut izinnya oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) karena dinilai bertanggung jawab atas bencana hidrometrologi di kawasan Sumatra akan dirapatkan kembali dengan jajaran Kementerian Koordinator. "Yang pasti kami akan tindak lanjuti itu semua, tetapi ya langkah-langkahnya kami baru meeting besok nih jam 8 pagi sama Pak Menko dengan semuanya gitu," tutupnya. Adapun dari total 28 perusahaan yang dicabut izinnya tersebut, Rosan bilang Danantara telah menunjuk BUMN yang akan mengambil alih. Namun dia belum bisa menyebut detail terkait BUMN mana saja yang diberikan mandat. "Ya sudah ada nama, tapi kan belum bisa saya ucapin," katanya. Sebelumnya, dalam catatan Kontan, Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Doni Oskaria mengatakan bahwa Danantara akan mengalihkan tambang emas Martabe Perminas. "Ke Perminas. Jadi ada perusahaan mineral nasional kita yang baru kita bentuk. Memang ini perusahaan yang baru dibentuk," ungkap Doni saat ditemui di Jakarta, Rabu (28/01/2026). Doni juga memastikan bahwa Perminas berbeda dengan BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia atau MIND ID. "Berbeda, jadi perusahaan di bawah Danantara," ungkap dia.