Rotasi 43 Pejabat Eselon II Kemenkeu, Purbaya Beri Pesan Ini



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama dalam upaya memperkuat integritas dan kinerja organisasi.

Pernyataan ini disampaikan Purbaya di hadapan jajaran pejabat Kemenkeu usai melakukan rotasi dan pelantikan terhadap 43 pejabat eselon II di lingkungan kementerian.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya meminta para pejabat baru, khususnya di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA), untuk bekerja lebih lurus, memperkuat pengawasan, serta menjaga integritas institusi.


Ia menegaskan, rotasi jabatan merupakan langkah strategis yang telah direncanakan untuk memperkuat kinerja organisasi sekaligus menjadi upaya penyegaran internal agar Kemenkeu tetap adaptif menghadapi tantangan yang ada.

Baca Juga: Purbaya Lantik 43 Pejabat Eselon II Kemenkeu, Ini Daftar Lengkapnya

“Ini adalah langkah terencana untuk penguatan kinerja organisasi. Rotasi adalah hal yang wajar dalam organisasi, tujuannya untuk penyegaran baik pegawai maupun untuk organisasi,” ujar Purbaya dalam pidato pelantikan pejabat eselon II Kemenkeu di Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, Kemenkeu membutuhkan sumber daya manusia yang siap menghadapi dinamika dan tantangan yang semakin kompleks, sehingga diperlukan organisasi yang sehat dan berintegritas.

“Kemenkeu menghadapi tantangan yang sangat kompleks, sehingga membutuhkan pegawai dan organisasi yang selalu fit. Saya mengapresiasi seluruh jajaran yang telah bekerja dengan baik, penuh dedikasi, dan integritas,” katanya.

Purbaya menekankan, kementeriannya membutuhkan pegawai yang siap mengerahkan seluruh kemampuan untuk kepentingan bangsa dan negara.

Namun, ia juga mengakui masih adanya persoalan integritas di internal Kemenkeu, menyusul sejumlah kasus yang tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), termasuk penggeledahan terkait pajak dan bea cukai.

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Investor Tak Perlu Khawatir, Defisit Fiskal Tetap Terkendali

“Artinya ada sementara pegawai-pegawai kita yang belum menjalankan kerjanya dengan lurus, dengan baik dan lurus. Artinya kita masih belum bersih,” tegasnya.

Ia berharap rotasi jabatan dapat membantu memperbaiki citra Direktorat Jenderal Pajak maupun Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, yang dalam beberapa waktu terakhir tersorot akibat kasus hukum.

Ke depan, Purbaya menegaskan bahwa pengawasan terhadap bawahan harus diperketat. Ia mengingatkan para pejabat baru untuk tidak lagi beralasan tidak mengetahui pelanggaran yang terjadi di unit kerja mereka.

“Anda harus mengawasi itu. Karena pada akhirnya kalau begini terus ya, dirjen-dirjen dan saya juga kena, tidak bisa lari,” ujarnya.

Purbaya juga membuka kemungkinan pergantian pejabat hingga level pimpinan apabila proses hukum menunjukkan adanya tanggung jawab struktural.

Selain memperkuat pengawasan internal, Kemenkeu akan mendorong pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk mengurangi kontak langsung antara petugas dan wajib pajak maupun pihak yang diawasi.

“Kita akan terapkan teknologi juga, sehingga kontak dengan wajib pajak atau yang diawasi oleh bea cukai menjadi semakin sedikit. Kita sudah terapkan AI,” jelas Purbaya.

Baca Juga: Moody's Turunkan Outlook, Menkeu Purbaya Minta Investor Tak Khawatir Kondisi Fiskal

Ia memastikan pegawai yang bekerja sesuai aturan tidak perlu khawatir, karena Kemenkeu akan memberikan pendampingan jika menghadapi persoalan hukum, meskipun tidak akan melakukan intervensi proses hukum.

“Saya tidak akan meninggalkan Anda sendirian. Kami akan damping, tapi tidak bisa intervensi masalah hukumnya,” katanya.

Purbaya berharap dalam waktu satu tahun ke depan perbaikan signifikan sudah terlihat, seiring perubahan arah kebijakan dan penguatan manajemen baru di lingkungan Kemenkeu.

Selanjutnya: Harga iPhone Bakal Lebih Mahal? Krisis Chip Memori Global Sorot Strategi Apple

Menarik Dibaca: Sambut Imlek, Genki Sushi Hadirkan 3 Menu dengan Harga Spesial

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News