Rugi bersih BTEK susut 27% jadi Rp 4,5 miliar



JAKARTA. Perusahaan produk tanaman, PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar Rp 21,22 miliar sampai akhir 2010. Artinya pendapatan BTEK naik 107,63% dari tahun 2009 yang hanya sebesar Rp 10,22 miliar.Peningkatan penjualan tersebut diterangkan dalam laporan keuangan karena penjualan jati di tahun 2010 meningkat 95,18% jadi sebanyak Rp 11,34 miliar. Penjualan tanaman kehutanan juga naik 127,08% menjadi Rp 9,84 miliar. Tapi penjualan tanaman aglonema BTEK justru turun 91,59% menjadi Rp 558.000.Meski pendapatan BTEK naik, ternyata dia masih menderita kerugian sebesar Rp 4,55 miliar. Untungnya, rugi bersih yang ditanggung oleh BTEK jauh lebih rendah 27,01% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 4,55 miliar.BTEK masih menderita kerugian karena mereka tidak mampu menekan beban pokok penjualan mereka tahun 2010. Beban pokok penjualan meningkat 79,07% menjadi Rp 25,93 miliar. Hal ini disebabkan bahan yang digunakan di tahun 2010 meningkat 226,15% menjadi Rp 18,46 miliar. BTEK juga terbebani karena adanya beban penyisihan persediaan utang sebesar Rp 581,98 juta.Total utang BTEK selama tahun 2010 juga meningkat tajam jadi Rp 4,88 miliar dari sebelumnya tahun 2009 hanya sebanyak Rp 839,48 juta. Beban perusahaan semakin menumpuk karena dana kas perusahaan selama 2010 turun 15,19% menjadi Rp 59,23 juta. Padahal tahun 2009, dana kas BTEK bisa mencapai Rp 69,84 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Barratut Taqiyyah Rafie