JAKARTA. Pengamat properti Panangian Simanungkalit optimistis, pasar properti tahun 2016 akan kembali bergairah. Menurutnya, kondisi pasar properti tahun 2016 bakal tumbuh sekitar 8%-10% dibanding tahun 2015. Hal ini didorong oleh meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2016. Gairah bisnis properti juga akan disokong oleh faktor penurunan BI rate. Harapannya, BI rate bisa turun hingga di bawah 7%. Menurut Panangian, BI Rate yang ideal untuk kondisi Indonesia saat ini adalah di level 6,5%. Bila berjalan sesuai harapan, maka suku bunga KPR dipastikan turun mengikuti BI Rate. Menurut Panangian, penurunan suku bunga KPR akan mendorong kenaikan penjualan sektor perumahan, apartemen, Ruko dan Rukan. Namun, Panangian mengungkap bahwa sub sektor perumahan dengan harga di bawah Rp 500 juta yang akan mendominasi pasar perumahan.
Rumah di bawah Rp 800 juta akan laris di tahun ini
JAKARTA. Pengamat properti Panangian Simanungkalit optimistis, pasar properti tahun 2016 akan kembali bergairah. Menurutnya, kondisi pasar properti tahun 2016 bakal tumbuh sekitar 8%-10% dibanding tahun 2015. Hal ini didorong oleh meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2016. Gairah bisnis properti juga akan disokong oleh faktor penurunan BI rate. Harapannya, BI rate bisa turun hingga di bawah 7%. Menurut Panangian, BI Rate yang ideal untuk kondisi Indonesia saat ini adalah di level 6,5%. Bila berjalan sesuai harapan, maka suku bunga KPR dipastikan turun mengikuti BI Rate. Menurut Panangian, penurunan suku bunga KPR akan mendorong kenaikan penjualan sektor perumahan, apartemen, Ruko dan Rukan. Namun, Panangian mengungkap bahwa sub sektor perumahan dengan harga di bawah Rp 500 juta yang akan mendominasi pasar perumahan.