JAKARTA. Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza, Palestina yang digagas oleh Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) siap beroperasi dalam waktu dekat. Soft Launching telah dilakukan di Gaza pada 15 Juni 2015. Rumah sakit seluas 16.261 m2 itu terletak di daerah Bayt Lahiya, Gaza Utara dan merupakan tanah wakaf dari pemerintah Palestina. Kepala Presidium MER-C Henry Hidayatullah menjelaskan, rumah sakit ini dikhususkan untuk traumatologi dan rehabilitasi, yakni penanganan pada pasien cedera yang banyak ditemui ketika perang terjadi. “Rumah sakit ini strategis, terutama saat perperangan. Karena korban paling banyak di Bayt Lahiya sehingga evakuasi korban bisa lebih cepat,” jelas Henry dalam jumpa pers di Kantor MER-C, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2015).
Rumah Sakit Indonesia di Palestina siap beroperasi
JAKARTA. Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza, Palestina yang digagas oleh Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) siap beroperasi dalam waktu dekat. Soft Launching telah dilakukan di Gaza pada 15 Juni 2015. Rumah sakit seluas 16.261 m2 itu terletak di daerah Bayt Lahiya, Gaza Utara dan merupakan tanah wakaf dari pemerintah Palestina. Kepala Presidium MER-C Henry Hidayatullah menjelaskan, rumah sakit ini dikhususkan untuk traumatologi dan rehabilitasi, yakni penanganan pada pasien cedera yang banyak ditemui ketika perang terjadi. “Rumah sakit ini strategis, terutama saat perperangan. Karena korban paling banyak di Bayt Lahiya sehingga evakuasi korban bisa lebih cepat,” jelas Henry dalam jumpa pers di Kantor MER-C, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2015).