KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah yang tembus ke level Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memberi tekanan terhadap ketahanan industri perbankan. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) mengakui kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kredit, khususnya di segmen korporasi. Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, pelemahan rupiah dapat meningkatkan biaya impor bahan baku bagi pelaku usaha. Hal ini berisiko menekan profitabilitas dan kemampuan bayar debitur, terutama di tengah pelemahan daya beli. “Segmen korporasi berpotensi menghadapi peningkatan risiko, seiring kenaikan biaya impor yang dapat berdampak pada kemampuan bayar debitur,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (17/4/2026).
Rupiah Alami Tekanan, KB Bank Selektif Salurkan Kredit Valas
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pelemahan nilai tukar rupiah yang tembus ke level Rp 17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) mulai memberi tekanan terhadap ketahanan industri perbankan. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) mengakui kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kredit, khususnya di segmen korporasi. Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan, pelemahan rupiah dapat meningkatkan biaya impor bahan baku bagi pelaku usaha. Hal ini berisiko menekan profitabilitas dan kemampuan bayar debitur, terutama di tengah pelemahan daya beli. “Segmen korporasi berpotensi menghadapi peningkatan risiko, seiring kenaikan biaya impor yang dapat berdampak pada kemampuan bayar debitur,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (17/4/2026).
TAG: